Polisi Sebut Hacker Black Hat Terlibat Kasus Pornografi Anak

Estimasi Baca :

Ilustrasi Hacker. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi Hacker. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id
"Setelah berhasil meretas situs, hacker Black Hat melakukan pengancaman dengan meminta sejumlah uang"

Kriminologi.id - Komplotan peretas sejumlah situs atau hacker yang menamakan dirinya Surabaya Black Hat atau SBH ditangkap jajaran Polda Metro Jaya. Mereka yang tertangkap berjumlah empat orang berstatus mahasiwa perguruan tinggi di Surabaya, Jawa Timur ini berinsial KSP, ATP, NA dan WWN.

"Tersangka tercatat sebagai mahasiswa di Surabaya," kata Kepala Subdirektorat Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Robertus Pasaribu di Jakarta, Selasa, 13 Maret 2018.

Baca: Bos Saracen Diperiksa Kasus Peretasan Akun Media Sosial

Robertus mengatakan, dalam menjalankan askinya para tersangka kerap meretas sistem pengamanan situs dalam dan luar negeri. Setelah berhasil meretas situs tersebut, mereka melakukan pengancaman dengan meminta sejumlah uang.

Selama berselancar di dunia maya, aktivitas kelompok hacker ini awalnya biasa-biasa saja. Namun, setelah bisa meretas sebuah situs, mereka keranjingan membobol situs-situs lainnya. Kepada penyidik, para tersangka kerap membobol sistem pengamanan sejumlah situs milik orang lain.

Baca: Situs PSSI Mudah Diretas, Ini Analisisnya

Setelah meretas, para tersangka menawarkan jasa perbaikan situs dengan meminta bayaran menggunakan Paypal dan Bitcoin. Tersangka menawarkan jasa perbaikan sistem pengamanan situs melalui surat elektronik dengan bayaran menggunakan Paypal kisaran Rp 5 juta.

"Jika tidak mau membayar, maka jaringan sistem pengamanannya akan rusak," tutur Robertus.

Robertus menambahkan salah satu tersangka berinisial WWN juga merupakan tersangka kasus pornografi anak pada akun Facebook Official Candy's Group. Grup pornografi anak melalui facebook itu dibongkar penyidik Polda Metro Jaya pada Maret 2017 lalu.

Baca: Incar Mata Uang Digital, Hacker Bajak Situs Berita Daring

Terkait aksi peretasan oleh kelompok hacker Surabaya Black Hat, anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya masih memburu dua tersangka lainnya yang hingga kini masih buron. 

Untuk keempat tersangka yang sudah ditangkap, mereka dijerat Pasal 30 juncto Pasal 46 dan atau Pasal 29 juncto 45B dan atau Pasal 32 juncto Pasal 48 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan atau Pasal 3, 4, dan 5 UU RI Nomor 8 Tahun 2010 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. TD

Baca Selengkapnya

Home Hard News Cyber Crime Polisi Sebut Hacker Black Hat Terlibat Kasus Pornografi Anak

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu