Tersangka penistaan Alquran berinisial HD. Foto: RRI

Ajarkan Warga Injak Alquran, HD Ngaku Dapat Ajaran Sejak Kecil

Estimasi Baca:
Kamis, 30 Ags 2018 11:25:15 WIB

Kriminologi.id - Seorang pria berusia 41 tahun berinisial HD mengaku mendapat ajaran menistakan kitab suci Alquran dengan cara mengencinginya, menginjak dan mengoyaknya sewaktu kecil. HD  yang sehari-hari bekerja sebagai wiraswasta ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Indragiri Hilir, Riau lantaran menistakan kitab suci Alquran dan mengajak warga.

"Saat diperiksa, HD mengaku menistakan Al Quran dengan cara demikian baru kali ini. Ajaran tersebut baru mulai disebarkan. Dia dapat ilmu waktu kecil. Tapi baru dipraktekan sekarang," kata Kapolres Indragiri Hilir, AKBP Christian Rony Putra, di Riau, Kamis, 30 Agustus 2018.

Dalam menjalankan aksinya, kata Christian, tersangka mengajak dan meminta warga untuk menistakan Alquran dengan cara demikian. Namun, alih-alih menerima ajakan tersangka, banyak warga malah menolak dan melaporkan HD ke polisi. 

“Dia (HD) lagi mengembangkan ajaran radikalisme kepada warga. Menurut dia ajarannya sudah benar. Kemudian diajarkan kepada warga. Warga tidak mau lalu melaporkan ke polisi,” kata Christian.

Majelis Ulama Indonesia atau MUI Kateman, Hamdan Zainudin, sebelumnya mendapatkan informasi dari warga bahwa ada seseorang yang memerintahkan warga lain untuk menginjak, mengoyak dan mengencingi kitab suci Alquran. Informasi tersebut didapat Hamdan pada Senin, 27 Agustus 2018. 

Usai mendapat informasi itu, Hamdan kemudian menanyakan kebenarannya. Sejumlah warga pun mengakui bahwa tersangka HD meminta warga melakukan penistaan terhadap Alquran sebanyak dua kali dan warga menyanggupinya. Saat ini HD sudah ditahan di Polsek Kateman guna penyidikan lebih lanjut. 

"Untuk sementara HD sendiri yang ditetapkan tersangka," kata Christian.

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: RRI
KOMENTAR
500/500