Ilustrasi makar. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Alasan Polda Papua Tak Bisa Periksa WN Polandia, Tersangka Kasus Makar

Estimasi Baca:
Selasa, 4 Sep 2018 14:38:55 WIB

Kriminologi.id - Warga negara Polandia berinisial JFS yang merupakan tersangka kasus makar masih belum bisa diperiksa Polda Papua. Alasannya, hingga saat ini belum ada pengacara yang ditunjuk Kedutaan Besar Polandia untuk mendampingi JFS.

"Sampai saat ini belum ada pengacara yang ditunjuk, sehingga JFS yang merupakan warga Polandia belum bisa diperiksa lebih jauh," kata Wadir Krimum Polda Papua AKBP Fernando Napitupulu, di Jayapura, Selasa,  4 September 2018.

Ia menjelaskan, JFS ditangkap di Wamena dan sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak Kamis, 30 Agustus 2018. 

"Tersangka yang dikenakan kasus makar itu, saat ini masih ditahan di tahanan Mapolda Papua di Jayapura," ujar Napitupulu.

JFS ditangkap di Wamena, Minggu, 26 Agustus 2018.

"Saat ini penyidik sedang mengumpulkan barang bukti terkait JFS yang sempat mengaku wartawan, namun penyidik tidak menemukan dokumen kewartawanannya," kata Napitupulu.

Mantan Wadir Narkoba Polda Papua itu mengatakan, JFS sempat dilepas saat mau ke Habema, namun ditangkap kembali tim gabungan serta menangkap pula Y alias NY dan SCM terkait kasus kepemilikan 139 butir amunisi dengan berbagai kaliber.

Selain ketiga tersangka yang ditangkap di Wamena dan Yalimo, polisi juga menangkap SM di Timika, Sabtu, 1 September 2018.

Penangkapan terhadap SM itu terkait rencana pembelian senjata api untuk memperkuat kelompok yang memperjuangkan Papua lepas dari NKRI.

"Berdasarkan bukti percakapan yang dimiliki penyidik, antara JFS dengan SM ada keterkaitan di antara mereka, termasuk barang bukti berupa foto saat JFS melatih kelompok tersebut," ujar Napitupulu.

Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500