Anggota Korps Brimob tengah bersiaga melakukan pegamanan. Foto: Antaranews.com

Amankan Papua dari KKB, Personel Brimob Ditambah 1 Kompi

Estimasi Baca:
Selasa, 31 Jul 2018 15:35:47 WIB

Kriminologi.id - Polisi kembali menambah satu kompi Brimob Polda Sulawesi Utara untuk mengamankan kondisi Papua. Pengiriman pasukan Brimob tersebut untuk mendukung Operasi Amole II BKO Polda Papua. 

Pelepasan pasukan Brimob dipimpin Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol Bambang Waskito. Dalam kesempatan tersebut, Bambang Waskito menyampaikan apel keberangkatan hendaknya tidak dianggap seremoni pemberangkatan pasukan semata. 

“Melainkan digunakan sebagai momentum guna memohon ridho dan pertolongan serta perlindungan dari Tuhan, agar dapat melaksanakan tugas dengan baik,” katanya di Sulawesi Utara, pada Selasa, 31 Juli 2018.

Imbauan kepada anggotanya tersebut disampaikan Bambang karena tugas yang akan dilaksanakan di Papua tidak mudah. Karenanya, sebelum melaksanakan tugas, terlebih dahulu para personel digembleng dengan latihan pra-operasi dan pembekalan analisa daerah operasi.

Semua itu bertujuan untuk membentuk mental kejuangan dan meningkatkan kemampuan dari masing-masing individu dengan ketrampilan yang disesuaikan dengan ancaman tugas di lapangan, sehingga mampu bertindak secara arif, bijaksana, cepat, tepat dan tegas.

"Mengharapkan, penugasan saudara-saudara ini tidak akan menimbulkan permasalahan baru yang berakibat fatal. Melainkan, diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif bagi masyarakat Papua dan rasa aman bagi karyawan PT Freeport Indonesia," katanya. 

Selain itu, Bambang berharap para anggotanya agar mampu mengangkat nama baik Satbrimob Polda Sulawesi Utara dalam kancah penugasan yang berhadapan langsung dengan kelompok kriminal bersenjata.

"Saudara-saudara di sana akan berada di bawah kendali langsung Polda Papua selama empat bulan melaksanakan tugas pengamanan masyarakat dan aset-aset PT Freeport Indonesia dari gangguan kriminal bersenjata," katanya.

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500