Banjir merendam empat desa di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo (17/04/2018). Foto: RRI

Anak Sakit dan Lansia Korban Banjir di Gorontalo Diangkut Perahu Karet

Estimasi Baca:
Selasa, 17 Apr 2018 08:30:18 WIB

Kriminologi.id - Anak sakit dan warga lanjut usia atau Lansia korban banjir di Desa Datahu, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Girintalo dievakuasi dengan perahu karet oleh tim gabungan dari Basarnas. 

Evakuasi dilakukan untuk mengantisipasi banjir susulan yang bisa terjadi kapan saja. 

"Kami mengevakuasi warga lanjut usia dan juga anak-anak dan yang sedang sakit dengan menggunakan perahu karet," ujar Koordinator Rescue dari Basarnas Provinsi Gorontalo, Alfrits M Rottie, seperti dikutip Antara pada Selasa, 17 April 2018 dini hari.

Dalam upaya menyelematkan warga, kata Alfrits, tim gabungan mengalami kendala, yakni tidak semua warga mau dievakuasi dan memilih bertahan di dalam rumah karena khawatir dengan barang-barang mereka.

"15 orang petugas kami turunkan pada evakuasi ini dan satu perahu karet untuk menjemput warga dari rumah mereka," pungkasnya.

Seperti diketahui, empat desa di Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo terendam banjir setinggi satu meter. Kondisi itu bertambah menjadi enam dea setelah air sungai semakin meluap. 

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gorontalo, Husni Deka, mengatakan empat desa yang terendam adalah Desa Botumoputi, Iloponu, Buhu dan Labanu, Datahu dan Isimu Raya.

"Jumlah rumah yang terendam masih kita lakukan pendataan. Banjir ini terjadi karena curah hujan yang tinggi sehinga meluapnya sungai Alo," ujarnya.

Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500