Para pengunjuk rasa di Tepi Barat, bentrok dengan tentara Israel. Foto: Anadolu

Bunuh Keluarga Palestina, Pemuda Israel Dibebaskan dari Penjara

Estimasi Baca:
Jumat, 13 Jul 2018 11:25:53 WIB

Kriminologi.id - Seorang pemuda Israel yang terlibat dalam aksi pembakaran dan pembunuhan terhadap warga Palestina di Tepi Barat pada 2015, dibebaskan dari penjara. Pemuda berusia 17 tahun tersebut berstatus tahanan rumah.

Pemuda berinisial A tersebut menghadapi tuduhan atas kasus pembunuhan berencana dan serangkaian tuduhan lainnya. Pengadilan Israel memerintahkan pembebasan seorang pemuda Israel tersebut, Kamis, 13 Juli 2018.

"Pengadilan Distrik Lod memerintahkan polisi untuk membebaskan seorang pemuda Israel berusia 17 tahun pada saat serangan itu dan telah ditahan selama lebih dari dua tahun," kata harian Israel Yeditoth Ahronoth, dikutip dari Anadolu, Jumat, 13 Juli 2018.

Pemuda tersebut akan dibebaskan dan akan ditempatkan di bawah tahanan rumah. Sementara media Israel, Hareetz melaporkan pelepasan pemuda itu ditunda sampai hari Minggu atas permintaan jaksa negara bagian yang meminta waktu untuk mengajukan banding atas keputusan Pengadilan Distrik Pusat di Lod itu.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada Juli 2015, di mana pemukim Israel membakar rumah keluarga Palestina di Tepi Barat. Dalam peristiwa itu tiga orang tewas di antaranya Saad dan Riham Dawabsheh.

Selain dua pasangan suami istri tersebut, seorang anak mereka yang bernama Ali yang berumur 18 bulan ikut tewas.

Putra tertua mereka, Ahmed (6) selamat dari serangan itu, namun menderita luka bakar parah di sekujur tubuhnya.

Insiden tersebut memicu kemarahan internasional. Keluarga Dawabsheh menuduh pemerintah Israel tidak adil dalam menuntut para tersangka meski ada pengakuan oleh pejabat Israel bahwa mereka tahu siapa yang bertanggung jawab.

Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500