Dok. Suhardi Alius. Foto: Bnpt.go.id

Cegah Paham Radikal, Kepala BNPT Minta Kampus Kontrol Mahasiswa

Estimasi Baca:
Selasa, 28 Ags 2018 05:00:07 WIB

Kriminologi.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme atau BNPT Komjen Pol Suhardi Alius mengimbau pihak kampus mulai dari pimpinan, dosen, dan staf untuk melakukan komunikasi dan mengontrol mahasiswanya agar terhindar dari pengaruh paham radikal.

Komunikasi yang baik antara mahasiswa dan dosen, menurut dia, akan menumbuhkan kepercayaan dan memudahkan untuk memerangi masalah radikalisme di lingkungan kampus. 

"Kami minta dosen untuk tidak acuh terhadap mahasiswanya. Dosen juga harus ikut berperan aktif untuk mendeteksi," kata Suhardi Alius di hadapan 2.817 mahasiswa baru Universitas Pancasila, Jakarta, Senin, 27 Agustus 2018. 

Mantan sekretaris utama Lemhanas RI ini juga mengharapkan para mahasiswa bisa mengidentifikasi dan bahkan memberikan solusi kepada dosennya bila menemukan hal-hal yang agak menyimpang yang ada di lingkungan kampusnya.

"Jika pihak kampus tidak bisa, laporkan kepada kami (BNPT), nanti kami akan ikut asistensi," ujar Suhardi Alius.

Jika terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti terjadi penyebaran radikalisme dan terorisme di lingkungan kampus, menurut mantan Kabareskrim Polri ini, maka rektor juga patut disalahkan.

"Beberapa waktu lalu saya juga sudah bilang sama Menristek Dikti (Muhammad Nasir), peran rektor itu sangat besar, apa yang terjadi di kampus itu tanggung jawab rektor. Jika tidak mampu mengelola kampusnya maka rektornya diganti saja," kata Suhardi Alius.

Selama ini, mantan Kepala Divisi Humas Polri ini menjelaskan, para mahasiswa menjadi sasaran target "cuci otak" dari kelompok radikal teroris.

"Karena para anak-anak muda ini emosionalnya masih belum stabil, sementara keingintahuannya terhadap sesuatu itu sangat tinggi. Jadi, mahasiswa ini salah satu sasaran kelompok teroris untuk dipengaruhi lalu direkrut," ujar Suhardi Alius.

Rektor Uviversita Pancasila Prof Dr Wahono Sumaryono mengaku senang atas kehadiran Kepala BNPT memberikan pencerahan tentang radikalisme dan terorisme mahasiswa baru di kampusnya.

"Dengan penjelasan Kepala BNPT tadi maka kita semua wajib mewaspadai karena radikalisme, terorisme, dan sebagainya itu bisa jadi sulit dideteksi kalau itu menjadi bagian dari ideologi," ujarnya.

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500