Sebanyak seribu orang turis asing dan domestik dievakuasi pascagempa Foto: @Sutopo_PN/Twitter

Gempa Lombok, 1.000 Wisatawan Dievakuasi Menggunakan 3 Kapal

Estimasi Baca:
Senin, 6 Ags 2018 11:30:27 WIB

Kriminologi.id - Sebanyak 1.000 wisatawan asing dan domestik sudah dievakuasi dari kawasan wisata Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno di Lombok Utara. Presiden Joko Widodo menegaskan telah memerintahkan jajarannya untuk bertindak sesegera mungkin melakukan penanganan dampak gempa di Lombok, Nusa Tenggara Barat, termasuk para turis.

Terkait kondisi para wisatawan, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho, menyatakan evakuasi terhadap 1.000 wisatawan sudah dilakukan. 

“1.000 orang turis asing dan domestik dievakuasi dari Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno di Lombok Utara. Tidak korban jiwa dari wisatawan disana. Evakuasi menggunakan 3 kapal,” kata Sutopo melalui akun Twitter, Senin, 6 Agustus 2018.

Selain itu, karena terbatasnya kapal, evakuasi terhadap para wisatwan tersebut dilakukan bertahap.

"Wisatawan asing dsn domestik menunggu evakuasi dari Gili Trawangan, Gilingan Air dan Gili Meno Lombok Utara. Terbatasnya kapal menyebabkan evakuasi bertahap. Tim SAR akan menambah kapal," tulis Sutopo menambahkan.

Terkait penanganan gempa tersebut Presiden Jokowi memerintahkan jajarannya untuk memastikan para korban segera mendapatkan penanganan yang optimal, termasuk mendapatkan bantuan logistik yang dibutuhkan.

"Soal logistik tadi malam sudah meluncur ke NTB, termasuk dokter-dokter," kata Presiden Jokowi di Jakarta, Senin, 6 Agustus 2018.

Presiden ingin penanganan dilakukan secara menyeluruh, termasuk untuk pemulihan yang harus sesegera mungkin terkait juga karena banyaknya turis di wilayah yang terdampak gempa.

"Di dalamnya banyak turis," kata Presiden.

Bencana alam gempa bumi terjadi pada Minggu, 5 Agustus 2018, pukul 18.46 WIB, berdasarkan informasi BMKG gempa berpusat pada koordinat 8,37 derajat LS dan 116,48 derajat BT, dengan magnitudo 7,0 SR, di kedalaman 15 km, berjarak 27 km timur laut Lombok Utara. AS

Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500