Hadapi Serangan Ganda, Israel Minta AS Keluar dari Dewan HAM PBB

Estimasi Baca :

Ilustrasi aktivis Palestina. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Ilustrasi aktivis Palestina. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Kriminologi.id - Israel mendesak Amerika Serikat untuk keluar dari Dewan Hak Asasi Manusia PBB (UNHRC). UNHRC akan menggelar sesi khusus pada Jumat untuk membahas insiden kematian 62 demonstran Palestina di Gaza.

Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman mengatakan Israel telah menghadapi serangan ganda terkait peristiwa itu.

"Israel telah menghadapi serangan ganda. Serangan teror dari Gaza dan serangan penuh kemunafikan yang dipimpin oleh UNHRC," ujar Lieberman lewat Twitter.

"Semua kecaman yang dilayangkan ke Israel adalah untuk mencegah Israel membela diri, namun mereka tidak akan berhasil," kata dia lagi.

Menurutnya, untuk menyikapi hal itu Israel akan berusaha agar Amerika Serikat mengikuti langkahnya.

"Kita tidak boleh membiarkan kemunafikan ini... dan harus segera meninggalkan UNHRC dan bekerja keras sehingga AS mengikuti jalan kami," tegas Lieberman.

Pada 2012, Lieberman yang menjabat sebagai menteri luar negeri, memberhentikan kerja sama Israel dengan dewan.

Protes di Gaza pada Senin bertepatan dengan peringatan 70 tahun berdirinya negara Israel secara sepihak. Orang-orang Palestina menyebutnya sebagai Nakba atau Malapetaka. Selain itu unjuk rasa juga digelar terkait pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Sejak protes Gaza berlangsung pada 30 Maret, lebih dari 100 pedemo Palestina telah menjadi martir akibat tembakan pasukan penjaga perbatasan Israel.

Pekan lalu, pemerintahan Israel mengklaim protes di perbatasan ini sebagai "perang" sehingga hukum-hukum kemanusiaan internasional tidak berlaku.

Baca Selengkapnya

Home Hard News Kamneg & HAM Hadapi Serangan Ganda, Israel Minta AS Keluar dari Dewan HAM PBB

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu