Serangan militer Suriah di Gautha Timur. Foto: Anadolu News Agensy

Hengkang dari Suriah, AS Syaratkan Perusahaan Minyak Dapat Jatah

Estimasi Baca:
Rabu, 29 Ags 2018 09:50:57 WIB

Kriminologi.id - Amerika Serikat akan meninggalkan pangkalan al-Tanf di dekat perbatasan tiga negara Yordania, Suriah, dan Irak dan menarik pasukan di kawasan timur sungai Eufrat. Namun mengajukan tiga syarat salah satunya perusahaan AS harus mendapat porsi pasar minyak di sana.

Surat kabar Israel, Haaretz, melaporkan tiga permintaan Washington tersebut, Selasa, 28 Agustus 2018. Syarat pertama yakni Iran harus menjauhi kawasan selatan Suriah yang dekat dengan perbatasan Israel. 

Kedua, perusahaan Amerika Serikat akan mendapatkan porsi pasar minyak di Suriah dengan surat perjanjian tertulis. Sementara ketiga, Washington harus dapat memperoleh informasi mengenai pergerakan teroris di Suriah.

Sebagai imbalan tersebut, Amerika Serikat akan meninggalkan pangkalan al-Tanf di dekat perbatasan tiga negara Yordania, Suriah, dan Irak. Selain itu, AS juga akan menarik pasukan di kawasan timur sungai Eufrat.

Namun belum ada keterangan resmi dari Washington mengenai kabar itu. Berita tersebut pertama kali dilaporkan koran al-Akhbar, yang dikenal mempunyai hubungan dekat dengan Hizbullah.

Sementara dari pihak Suriah, pemerintah mengatakan bahwa pasukan Amerika Serikat adalah penjajah yang harus segera angkat kaki.

Israel sejak lama meminta Amerika Serikat dan Rusia menekan Iran agar meninggalkan Suriah karena khawatir Iran mempunyai pasukan tetap di dekat Dataran Tinggi Golan.

Amerika Serikat dan Rusia tengah mengumpulkan kekuatan laut besar di perairan Suriah sebagai tanggapan atas peningkatan pertempuran di provinsi Idlib antara pasukan pemerintah melawan gerilyawan.

Pada Senin, kantor berita Tasnim mengabarkan bahwa Iran dan Suriah telah menandatangani kerja sama militer, termasuk di antaranya bantuan Teheran untuk membangun kembali angkatan bersenjata Damaskus.

Iran saat ini mempunyai ribuan tentara dan anggota milisi di Suriah. Negara itu juga diuntungkan karena banyak mendapatkan kontrak pembangunan kembali prasarana setelah perang usai. 

Di sisi lain, Rusia masih berhasil menahan pasukan Iran sejauh 85 kilometer dari perbatasan Israel. Namun, Israel menuntut Teheran menarik semua pasukan mereka dari Suriah.

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500