Dok. Pesawat PK-HVQ Dimonim Air. Foto: Facebook Dimonim Air

Jumaidi, Anak Korban Pesawat Jatuh di Papua Diterbangkan ke Jayapura

Estimasi Baca:
Minggu, 12 Ags 2018 16:05:31 WIB

Kriminologi.id - Sebanyak 8 orang yang menumpang pesawat perintis Dimonim Air yang tewas sudah dievakuasi ke Jayapura. Sementara seorang korban selamat yakni Jumaidi anak berusia 12 tahun juga diterbangkan ke Jayapura untuk perawatan.

“Korban selamat, sore ini, sudah dievakuasi ke Jayapura untuk penangan medis, korban dalam keadaan selamat. Hanya saja di RSUD, Oksibil belum cukup memadai, sehingga korban langsung diterbangkan ke Jayapura, sebab selain penyebuhan luka fisik, yang bersangkutan juga perlu mendapatkan penangan trauma pasca kejadian tersebut,” kata Humas SAR Jayapura, Yudianto, kepada RRI, Minggu (12/8/2018).

Sementara itu kata Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, di Jakarta, pada Minggu 12 Agustus 2018. Setyo menjelaskan, Pesawat Dimonim Air yang hendak mendarat di Bandara Oksibil pada Sabtu, 11 Agustus 2018 hilang kontak di Kabupaten Pegunungan Bintang. Saat itu, pesawat terakhir kali berkomunikasi dengan pihak Tower Bandara Oksibil pada pukul 14.17 WIT.

"Untuk pesawat Dimonim air yang jatuh distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, sudah ditemukan pagi ini oleh tim," ujar Setyo.

Selain menemukan bangkai pesawat, tim gabungan juga telah menemukan para penumpang pesawat tersebut. Sebanyak delapan orang ditemukan telah meninggal dunia. Saat ini petugas sedang mengevakuasi jenazah para korban.

Pesawat milik Dimonim Air dipiloti Leslie Sevove dan Co Pilot Wayan Sugiarta. Pesawat tersebut terbang dari Tanah Merah, pada Sabtu 11 Agustus 2018 pukul 13.42 WIT. Sesuai jadwal, seharusnya pesawat tiba di Oksibil pada pukul 14.20 Wit.

Adapun penumpang di dalam pesawat nahas itu berjumlah tujuh orang. Masing-masing bernama Sudir Zakana, Martina Uropmabin, Hendrikus Kamiw, Lidia Kamiw, Jamaludin, Naimus, dan Jumaidi. AS

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500