Dok. Tentara Afganistan berjaga usai 2 bom meledak di Kabul, Afghanistan (30/4/2018). Foto Anadolu Agency

Ledakan Bom di Pusat Kebugaran Kabul Capai 25 Orang, 1 Wartawan Tewas

Estimasi Baca:
Kamis, 6 Sep 2018 21:20:55 WIB

Kriminologi.id - Korban jiwa akibat dua ledakan bom yang mengguncang sebuah pusat kebugaran Myawand Wrestling Gym di Kota Kabul, Afghanistan, bertambah menjadi 25 orang dan melukai 95 orang lainnya. Seorang wartawan stasiun televisi lokal juga tewas dalam peristiwa itu.

Kronologi ledakan bom tersebut berawal dari penembakan terhadap seorang penjaga keamanan hingga tewas sekitar pukul 17.55 waktu setempat.

Penembakan itu diikuti ledakan di dalam gedung kebugaran itu yang terletak di permukiman Dasht-i-Barchi. Enam orang tewas dan 10 orang lagi cedera, kata Juru Bicara Polisi Kabul Hashmat Stanikzai kepada Xinhua, 6 September 2018.

Menyusul ledakan kedua terjadi di luar komplek pusat kebugaran tersebut satu jam kemudian. Sebuah bom mobil meledak dan ditujukan kepada polisi yang tengah merespon ledakan pertama. Sejumlah wartawan yang tengah meliput di dekat lokasi ledakan pertama turut menjadi korban.

Seorang wartawan juru kamera yang bekerja untuk stasiun televisi lokal Tolo News TV tewas. Selain itu, empat wartawan cedera akibat ledakan bom mobil tersebut. Banyak orang yang cedera, termasuk beberapa polisi, masih berada dalam kondisi kritis.

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani, Kepala Eksekutif Abdullah Abdullah, Misi PBB di Afghanistan dan perhimpunan wartawan mengutuk serangan itu. Kelompok IS telah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Kawasan permukiman tersebut telah dilanda oleh serangkaian serangan teror sejak awal 2018. Pada 15 Agustus 2018, 75 pemuda tewas dan lebih dari 70 orang lagi cedera setelah ISIS menyerang satu pusat pendidikan di Dasht-i-Barchi.

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500