TKI ilegal yang hendak dideportasi Pemerintah Malaysia (ANTARA Foto/Ist)

Malaysia Usir 54 WNI , Dari TKI Ilegal hingga Kasus Narkoba

Estimasi Baca:
Kamis, 2 Ags 2018 18:30:41 WIB

Kriminologi.id - Sebanyak 54 warga negara Indonesia atau WNI diusir paksa oleh pemerintah Malaysia karena melanggar aturan. Pelanggar aturan itu mulai dari TKI Ilegal hingga kasus narkoba. 

Dengan rincian, 30 orang merupakan Tenaga Kerja Indonesia atau TKI ilegal, 11 orang terjerat kasus narkoba, 11 orang telah habis masa tinggal dan dua orang lainnya kasus kriminal. 

Kepala Unit Tempat Pemeriksaan Imigrasi Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan, Nasution di Nunukan, Kamis, 2 Agustus 2018 mengatakan, 54 WNI yang dipulangkan tersebut terdiri 38 laki-laki dewasa, 14 perempuan dewasa, satu anak laki-laki dan satu anak perempuan.

Pengusiran puluhan WNI yang bekerja di Negeri Sabah ini berdasarkan berita acara serah terima dari Konsulat RI Tawau Nomor 734/Kons/VIII/2018 tertanggal 2 Agustus 2018.

WNI yang diusir tersebut tiba di Pelabuhan Internasional Tunon Taka Kabupaten Nunukan sekira pukul 17.10 Wita menggunakan kapal angkutan resmi Nunukan Ekspres dari Pelabuhan Tawau Negeri Sabah.

Sebelum diserahkan kepada BP3TKI Nunukan, WNI tersebut terlebih dahulu didata oleh petugas imigrasi, kepolisian dan TNI AD.

Keputusan pemerintah Malaysia mengusir WNI yang tersangkut kasus narkoba tersebut tergolong ringan. Pasalnya, akhir Juli 2018 lalu, seorang TKI asal Madura, Jawa Timur, bernama Munikmat divonis 17 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Vonis tersebut dijatuhi hakim karena Munikmat terbukti bersalah menyelundupkan sabu-sabu seberat 1,41 kilogram dari Malaysia pada Desember 2017. 

Ketua Majelis Hakim Suradi, mengatakan selain vonis pidana penjara selama 17 tahun, Munikmat juga dikenai sanksi denda sebesar Rp 1 miliar subsidair dua bulan kurungan.

Putusan tersebut sesuai dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum yang menyatakan terdakwa terbukti secara sah melanggar Pasal 112 Ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2019 tentang Narkotika.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Syahrul Munir
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500