Suasana jalan raya dengan Zebra Cross, Foto: Pixabay

Pemerintah Mongolia Larang Warga Telepon Sambil Jalan Kaki

Estimasi Baca:
Jumat, 10 Ags 2018 06:35:27 WIB

Kriminologi.id - Pejalan kaki tak akan diperkenankan memakai alat bantu dengar dan menggunakan telepon genggam saat menyeberangi jalan di Mongolia. Demikian pengumuman Kantor Pers pemerintah pada Kamis, 9 Agustus 2018.

Pemerintah Mongolia menyetujui peraturan baru lalu-lintas selama pertemuan rutinnya pada Rabu, 8 Agustus 2018 untuk menjamin keselamatan pejalan kaki dan mengurangi kecelakaan lalu-lintas.

Peraturan baru tersebut, yang akan berlaku mulai 1 November 2018, juga akan melarang orang meninggalkan anak yang berusia di bawah 10 tahun sendirian di dalam kendaraan. Selain itu, mengharuskan anak yang berusia di atas 10 tahun untuk memakai sabuk pengaman atau dijaga secara layak.

Selain itu, batas kecepatan kendaraan di daerah kota yang padat di negeri tersebut akan dikurangi jadi 20 kilometer per jam.

Merujuk data statistik resmi Mongolia, sebanyak 163 orang, termasuk 37 pejalan kaki, tewas dalam kecelakaan lalu-lintas dalam semester pertama tahun ini.

Di tanah air sendiri, larangan mendengarkan musik bagi pengendara roda empat atau mobil sempat menuai perdebatan. Disebutkan larangan ini berkaitan dengan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Pasal 106 Ayat 1 yang berbunyi:

“Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan wajib mengemudikan kendaraannya dengan wajar dan penuh konsentrasi.”

Namun demikian, muncul klarifikasi jika yang dilarang adalah menonton video saat berkendara.

Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500