Kabareskrim Mabes Polri, Irjen Pol Arief Sulistyanto saat memberikan keterangan perihal kasus pembunuhan aktivis HAM Munir. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Polri Buka Lagi Kasus Munir, Kabareskrim: Fakta Hukum Harus Bicara

Estimasi Baca:
Selasa, 4 Sep 2018 19:05:18 WIB

Kriminologi.id - Polri akan membuka lagi kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib yang terjadi pada 2004 silam. Polri akan mempelajari ulang kasus tersebut untuk mendapatkan fakta-fakta hukumnya.

"Menyidik, membuktikan aktor itu tidak mudah. Sehingga kami harus mencari alat bukti yang betul. Fakta hukumnya harus bicara," kata Kabareskrim Irjen Pol Arief Sulistyanto di Istana Negara, Selasa, 4 September 2018.

Arief mengatakan, Polri serius membuka kembali kasus yang menghebohkan publik itu belasan tahun lalu itu. 

Ia mengatakan, dibukanya kembali kasus kematian Munir diharapkan membuat masyarakat sepenuhnya percaya dengan kinerja Polri untuk menuntaskan kasus tersebut.

"Kebetulan saya salah satu tim penyidik yang tahap kedua. Sampai ada beberapa tersangka baru yang kami ajukan ke pengadilan, sekarang sudah bebas. Itu menjadi bukti bahwa kami serius," ujar Arief.

Arief pun mengakui kembali dibukanya kasus kematian Munir bukan hanya keinginan Polri, tetapi juga atas desakan masyarakat dan para aktivis HAM.

Desakan itu mengemuka setelah terpidana pembunuh Munir yaitu Pollycarpus Budihari Prayitno resmi bebas murni beberapa waktu lalu.

Pollycarpus divonis 14 tahun penjara karena terbukti terlibat dalam pembunuhan Munir pada 7 September 2004. 

Usai mendapat remisi 4 tahun, mantan pilot maskapai Garuda Indonesia itu bebas murni pada 29 Agustus 2018 lalu.

Reporter: Walda Marison
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500