Ilustrasi serangan udara. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Tewaskan 50 Orang, PBB Kecam Serangan Bus Pengangkut Anak-anak

Estimasi Baca:
Jumat, 10 Ags 2018 08:25:23 WIB

Kriminologi.id - Sedikitnya 50 orang tewas dan 70 orang lainnya terluka ketika sebuah bus yang membawa anak-anak diserang di provinsi Saada, Yaman barat laut, Kamis, 9 Agustus 2018. Mayoritas korban tewas merupakan anak-anak berusia 10 dan 13 tahun.

Akibat penyerangan itu, Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengecam serangan tersebut. Sebuah pernyataan atas nama Guterres mengatakan otoritas kesehatan setempat mengkonfirmasi korban, mayoritas dari mereka adalah anak.

"Dia [Guterres] menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban," kata pernyataan itu seperti dilansir dari Anadolu Agency, Jumat, 10 Agustus 2018.

Kepala PBB menyerukan "semua pihak untuk menghormati kewajiban mereka di bawah hukum humaniter internasional", mengatakan mereka harus berhati-hati untuk menyelamatkan warga sipil dan benda sipil dalam operasi militer.

Dia juga menyerukan penyelidikan independen dan cepat atas insiden tersebut. Satu-satunya cara untuk mengakhiri konflik Yaman, kata Guterres, adalah "penyelesaian politik yang dinegosiasikan melalui dialog intra-Yamani yang inklusif". 

Komite Internasional Palang Merah (ICRC), melaporkan puluhan orang tewas dalam satu serangan yang menghantam bus pengantar anak-anak di pasar Dahyan, Saada bagian utara. Rumah sakit setempat menerima puluhan orang yang tewas dan terluka.

Abdul-Ghani Nayeb, kepala departemen kesehatan di Saada, kepada Reuters mengatakan bahwa jumlah korban tewas menjadi 43, dan korban luka-luka tercatat 61 orang.

"Sejumlah orang terbunuh. Banyak lagi yang terluka. Sebagian besar berusia di bawah 10 tahun," kata Johannes Bruwer, kepala perutusan untuk ICRC di Yaman, di Twitter.

Yaman dilanda konflik sejak 2014, ketika pemberontak Syiah Houthi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibu kota, Sanaa. Konflik meningkat pada tahun 2015 ketika Arab Saudi dan sekutu melakukan serangan udara besar-besaran di Yaman.

Sebelumnya, saluran televisi Al-Masirah milik Houthi Yaman mengumumkan bahwa 39 orang telah tewas dalam serangan Kamis dan 51 lainnya terluka.

Dalam sebuah pernyataan, seorang juru bicara Houthi menyalahkan koalisi pimpinan Saudi untuk serangan itu.

"Pada Kamis pagi, pesawat tempur Saudi melakukan pembantaian keji yang menargetkan bus sekolah di kota Dahyan di Saada," kata Mohamed Abdel-Salam. AS

Redaktur: Achmad Sakirin
KOMENTAR
500/500