Tiga Rudal Sasar Bandara Suriah, Diduga Diluncurkan Militer Israel

Estimasi Baca :

Warga Suriah dievakuasi dari kota Douma tiba di distrik Al-Bab Aleppo, Suriah (13/4/2018). Foto: Anadolu - Kriminologi.id
Warga Suriah dievakuasi dari kota Douma tiba di distrik Al-Bab Aleppo, Suriah (13/4/2018). Foto: Anadolu

Kriminologi.id - Militer Suriah kembali mengaktifkan sistem pertahanan sebagai tanggapan atas serangan rudal yang menargetkan pangkalan udara Shayrat di provinsi Homs, Suriah. Militer Suriah mencegat hingga 10 rudal, termasuk 3 rudal diantaranya yang diduga diluncurkan dari Lebanon, yang diduga diluncurkan oleh militer Israel.

Pangkalan Udara Shayrat di Provinsi Homs merupakan tempat bagi Brigade Udara Angkatan Udara Suriah. Pangakalan Udara itu memiliki dua landasan pacu dan sekitar 40 tempat penampungan.

Dilansir dari Russia Today, Selasa, 17 April 2018, semua rudal dicegat dan tidak menimbulkan kerusakan fisik atau korban di markas Suriah yang menjadi target. Namun Pentagon membantah melakukan aktivitas militer di provinsi Homs menurut kantor berita TASS oleh juru bicara Pentagon Eric Pahon.

Serangan yang diluncurkan ke Homs dilaporkan bertepatan dengan serangan rudal lain terhadap pangkalan militer dekat Damaskus. Menurut berbagai saluran media Arab, tiga rudal yang ditargetkan ke bandara Al Dumayr.

Rudal tersebut memasuki wilayah udara Suriah dari Libanon yang diduga diluncurkan oleh Angkatan Udara Israel yang mungkin telah terlibat, menurut laporan Al-Masdar News mengutip sumber militer. Namun pihak Israel tidak mengakui serangan rudal ke Suriah itu.

"Kami tidak berkomentar tentang laporan semacam itu," kata seorang juru bicara militer Israel kepada Reuters. 

Juru bicara Departemen Pertahanan AS, sementara itu, mengatakan kepada Sky News Arabia bahwa ada "banyak pemain" di wilayah itu yang bisa melakukan serangan Selasa pagi di Suriah.

Meskipun masih belum jelas siapa yang melancarkan serangan itu, serangan yang dilaporkan itu terjadi hanya beberapa hari setelah Amerika Serikat, Inggris dan Prancis melakukan serangan ke Suriah.

Amerika Serikat mulai melancarkan serangan militer ke Suriah Sabtu pagi, 14 April 2018. Suara ledakan keras bergema di seantero Ibu Kota Suriah, Damaskus. Titik-titik merah terlihat beterbangan dari darat ke langit.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Jumat, 13 April 2018, memerintahkan serangan dengan menargetkan persenjataan kimia Presiden Suriah Bashar al-Assad setelah terjadinya serangan gas beracun pekan lalu, yang menewaskan setidaknya 60 orang.

Operasi gabungan dengan Prancis dan Inggris akan terus dilakukan sampai Suriah menghentikan penggunaan senjata kimia.

Baca Selengkapnya

Home Hard News Kamneg & HAM Tiga Rudal Sasar Bandara Suriah, Diduga Diluncurkan Militer Israel

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu