Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto: Instagram Nicolas Maduro

Upaya Pembunuhan Presiden Maduro, Venezuela Identifikasi Tersangka

Estimasi Baca:
Selasa, 7 Ags 2018 09:50:12 WIB

Kriminologi.id - Otoritas Venezuela menyatakan telah mengidentifikasi para tersangka yang ditangkap sehubungan dengan upaya pembunuhan terhadap Presiden Nicolas Maduro. Pihak berwenang juga menyatakan telah menemukan hubungan upaya pembunuhan tersebut dengan Internasional.

Jaksa Agung Tarek William Saab, menyatakan telah mengidentifikasi lokasi tempat tinggal para tersangka sebelum upaya pembunuhan itu.

"Kami telah mengidentifikasi semua tersangka ... dan antek dekat mereka," kata Saab kepada wartawan dalam satu taklimat, sebagaimana dikutip Xinhua yang dipantau Antara, Selasa pagi, 7 Agustus 2018. Tarek menambahkan, "Kami juga menetapkan di mana mereka tinggal beberapa hari sebelum upaya pembunuhan." 

Menurutnya, selama upacara yang digelar di luar ruangan itu, Sabtu 4 Agustus 2018, untuk memperingati ulang tahun ke-81 pengawal nasional Venezuela, beberapa pesawat tanpa awak terbang di dekat podium presiden saat Maduro berpidato. Pesawat tanpa awak itu kemudian meledak.

Dua orang yang mengoperasikan salah satu drone tersebut diketahui berasal dari dalam mobil dan ditangkap di lokasi kejadian. Pihak berwenang kemudian mengidentifikasi yang lain yang telah mengumpulkan bahan peledak, kata Tarek.

Meskipun Saab tidak menyebutkan jumlah total orang yang ditahan, para pejabat sebelumnya telah mengatakan mereka menangkap enam tersangka pada hari serangan terjadi.

"Kami sudah menemukan hubungan pertama internasional" dengan para tersangka, kata Saab, tanpa memberi perincian lebih lanjut.

Pemerintah Venezuela telah menuduh negara tetangganya, Kolombia, atas upaya pembunuhan tersebut. "Kami menganggap Kolombia bertanggungjawab atas setiap agresi lebih jauh." 

Saab mengatakan kantornya telah menugaskan empat jaksa untuk menyelidiki kasus itu dan menetapkan dakwaan pengkhianatan, upaya pembunuhan, menyebabkan cedera, pendanaan terorisme dan kejahatan lain.

Anggota Dinas Intellijen Nasional Bolivaria (SEBIN) dilaporkan telah menggeledah hotel terkenal di Karakas pada Senin, 6 Agustus 2018. AS

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500