Ilustrasi Piala Dunia 2018, Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Langgar Aturan Komersil, Swis dan Kroasia Didenda FIFA

Estimasi Baca:
Sabtu, 14 Jul 2018 14:05:52 WIB

Kriminologi.id - Fédération Internationale de Football Association (FIFA) atau otoritas sepak bola dunia menjatuhkan denda kepada asosiasi sepak bola Swedia (SvFF) dan Kroasia (HNS) masing-masing sebesar 50.000 franc Swiss.

Denda itu dijatuhkan FIFA kepada kedua asosiasi sepakbola negara tersebut karena sejumlah pemain melanggar peraturan pemasaran dan media dan perlengkapan bermain. Swedia didenda karena pelanggaran terkait kelengkapan dan kaus kaki saat mereka bertanding melawan Inggris di perempat final 

"Meski sebelumnya telah diminta menghentikan aktivitas yang memicu pelanggaran dan menerima sanksi pada 6 Juli 2018, seorang anggota tim nasional Swedia (bukan beberapa pemain seperti pada kasus sebelumnya) menampilkan merek komersial yang tidak sah pada perlengkapan permainan pada pertandingan perempat final melawan Swedia dan Inggris," kata FIFA, seperti dilansir dari Antara, Sabtu, 14 Juli 2018.

FIFA mengatakan, Korasia yang akan menghadapi Prancis di Stadion Luzhniki Moskow pada Minggu, 15 Juli 2018 juga terkenda denda. Denda Kroasia juga dikenakan sebesar 50.000 franc Swiss.

Selain itu, FIFA juga memberi peringatan kepada Federasi Sepak Bola Kroasia karena melanggar peraturan media dan pemasaran dan peraturan peralatan FIFA.

"Secara khusus dan meski sebelumnya telah diminta FIFA untuk menghentikan aktivitas yang memicu pelanggaran dan menerima sanksi pada 5 Juli 2018, seorang anggota tim nasional Kroasia menampilkan merek komersial tidak sah pada perlengkapan permainan pada pertandingan semifinal antara Kroasia dan Inggris," kata pihak FIFA.

Berdasarkan data yang dihimpun Kriminologi.id, kasus denda dalam Piala Dunia 2018 juga FIFA bebankan ke beberapa negara atas pelanggaran-pelanggaran yang mereka lakukan selama Piala Dunia 2018.

Kompetisi olahraga yang digelar empat tahunan itu, di tahun 2018 memang memiliki aturan ketat terkait urusan komersial, larangan mengeskpose merek tertentu yang tidak memiliki kerja sama dalam ajang tersebut. 

Denda FIFA kepada asosiasi sepak bola itu diberikan, diantaranya kepada Inggris sebesar 70.000 franc Swiss atau lebih dari Rp 1 miliar. Penyebabnya, tiga pemain Inggris mengenakan kaus kaki "tidak sah" dalam Piala Dunia 2018.

Tindakan itu dilakukan Dele Alli, Eric Dier, dan Raheem Sterling saat laga perempat final ketika Inggris melawan Swedia. Mereka menggunakan kaus kaki merek Trusox, padahal, sponsor resmi Three Lions adalah Nike.

FIFA mengatakan, pelanggaran tersebut dalam hal "melanggar peraturan media, pemasaran dan peraturan peralatan FIFA". Beberapa pemain Inggris tersebut terus menampilkan merek komersial yang tidak sah pada item peralatan permainan sebelum dan selama pertandingan perempat final itu.

Selain Inggris, FIFA juga menjatuhkan hukuman denda pada asosiasi sepak bola Argentina 105.000 franc Swiss atau sekitar Rp 1,5 miliar. Hukuman tersebut diberikan setelah para pendukung Argentina terbukti melemparkan benda ke lapangan dan meneriakkan kata berbau perilaku seks menyimpang.

Di samping menjatuhkan denda, FIFA juga memberikan peringatan keras kepada kiper Danijel Subasic, karena ia menunjukkan kaus dengan pesan personal untuk rekannya yang meninggal pada 2008. Dalam aturan FIFA, sudah ada larangan bagi pemain untuk menunjukkan pesan-pesan politik, agama, dan personal.

Bahkan, FIFA sempat memberikan denda kepada timnas Swiss karena melakukan selebrasi dengan membuat simbol elang berkepala dua dengan tangan. RZ

Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500