Ilustrasi penipuan umrah. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Penipuan Umrah, Uang Jemaah Rp 24 Miliar Masuk ke Rekening Bos PT SBL

Estimasi Baca:
Selasa, 7 Ags 2018 22:15:12 WIB

Kriminologi.id - Sidang lanjutan kasus penipuan umrah  PT Solusi Balad Lumampah (SBL) mengungkap fakta baru. Uang calon jemaah umrah yang berjumlah miliaran rupiah ternyata dikirim masuk ke rekening pribadi Dirut PT SBL Aom Juang Wibowo.

"Uang di Koperasi Sejahtera Bersama senilai Rp 24 miliar itu ditransfer ke rekening pribadi Pak Aom. Itu ditransfer bertahap, yang terakhir ditransfer Desember 2017 sebesar Rp 20 miliar," kata Direktur Koperasi Sejahtera Bersama, Zein di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa, 7 Agustus 2018.

Dalam sidang tersebut, saksi yang juga akuntan dari Koperasi Sejahtera Bersama menyatakan bahwa PT SBL meraup keuntungan yang cukup besar pada tahun 2017 sekitar Rp 100 miliar.

Keuntungan itu telah digunakan Aom untuk membangun kantor dan rumah pribadi pemilik PT SBL itu dengan biaya kurang lebih sekitar Rp 50 miliar.

Sementara itu kuasa hukum Aom yakni Tubagus Muhammad Akbarudin mempersilakan majelis hakim memeriksa bukti-bukti terkait apa yang disampaikan para saksi di persidangan.

"Bahwa apa yang disampaikan oleh saksi yang tadinya bahwa keuangan seperti tadi tinggal kita pembuktian, intinya tinggal pembuktian saja," kata Tubagus.

Dia mengatakan aset yang dimiliki oleh kliennya bisa menjadi modal untuk memberangkatkan para jemaah umrah PT SBL yang hingga kini tertunda keberangkatannya ke tanah suci.

"Bicara masalah aset bahwa aset apa yang telah disampaikan bahwa yang kita lihat dari hasil pembukuan hasil dari pada keuntungan pihak PT SBL, kami yakin bahwa Pak Aom Juang Wibowo siap dan dapat memberangkatkan jemaah yang sisanya sepanjang uangnya dari mana yaitu semua ada niatan baik dan nada kawan-kawan," kata dia.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500