Ilustrasi investasi bodong. Ilustrasi: Kriminologi.id

Puluhan Perusahaan Investasi Janjikan Keuntungan Tak Masuk Akal

Estimasi Baca:
Selasa, 31 Jul 2018 10:40:22 WIB

Kriminologi.id - Sebanyak 20 entitas atau perusahaan yang tidak memiliki izin usaha pemasaran produk dan penawaran investasi tengah dipantau kegiatan usahanya oleh Satgas Waspada Investasi. Pasalnya, 20 entitas tersebut berpotensi merugikan para konsumennya.

“Potensi kerugian itu bisa terjadi karena 20 entitas tersebut menjanjikan imbal hasil atau keuntungan yang tidak masuk akal,” kata Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L. Tobing, dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Selasa, 31 Juli 2018.

Entitas yang dipantau oleh Satgas Waspada Investasi pada Juli 2018 antara lain PT Nusa Media Creative (NMC), PT Bisnis Cerdas Indonesia, PT Satu Anugerah Bersama, www.netklikshare.com, PT Forgewinner Sejahtera Indonesia, grahawarta.com, www.olivezaitun.com, bestwinner.id, http://flashin.co.id, dan www.pt-danareksa.com.

Kemudian, PT Internasional Limau Kasturi, PT Ganesha Putra Indonesia, Koperasi Indonesia Bersatu, ExoCoin, https://btcrush.io, btc-rush.com, Cryptopia Indonesia, rcsbo.com, http://www.admisinvestment.id, dan PT BPR Darwan Yogyakarta.

Kegiatan entitas-entitas tersebut telah dipantau Satgas Waspada Investasi berdasarkan informasi yang disebarkan perusahaan dan pengaduan masyarakat.

Dari laporan tersebut, Satgas telah memanggil 20 entitas itu. Satgas mendorong agar mereka segera mengurus perizinannya sesuai ketentuan perundang-undangan. Seluruh instansi terkait telah berkomitmen untuk memperlancar proses perizinan kegiatan usaha tersebut sepanjang telah memenuhi persyaratan.

Terkait hal ini, Tongam mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan dananya. Satgas Waspada Investasi secara berkesinambungan melakukan tindakan preventif berupa sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat agar terhindar dari kerugian investasi ilegal.

Kata Tongam, peran serta masyarakat diperlukan, terutama untuk tidak menjadi peserta kegiatan entitas tersebut dan segera melaporkan apabila terdapat penawaran investasi yang tidak masuk akal. RZ

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500