Ilustrasi pembobolan ATM, Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

WN Bulgaria Skimming Sejumlah ATM di Bali Gunakan 98 Kartu

Estimasi Baca:
Rabu, 1 Ags 2018 13:25:18 WIB

Kriminologi.id - Kepolisian Daerah Bali menahan warga Bulgaria Stefan Ivanov (53) karena melakukan pencurian data nasabah atau skimming di sejumlah anjungan tunai mandiri atau ATM. Puluhan ATM ditemukan polisi dari penangkapan tersebut. Bahkan, disinyalir melibatkan pelaku warga Rusia.

"Tersangka sudah ditahan anggota Ditreskrimum Polda Bali dan sedang menjalani pemeriksaan," kata Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hengky Widjaja, Rabu, 1 Agustus 2018.

Berdasarkan pengakuan tersangka, kata Hengky, aksi pencurian data juga melibatkan pelaku dari Rusia. Hingga saat ini, tim Ditreskrimum Polda Bali masih mencari keberadaan warga Rusia tersebut yang diduga ada di Bali. 

"Pengakuan tersangka saat dilakukan pemeriksaan oleh Ditreskrimum Polda Bali, bahwa Stefan Ivanov mengenal seseorang warga asal Rusia untuk melakukan aksi kejahatan itu," kata Hengky.

Ia mengungkapkan, awal pengungkapan kasus skimming ini bermula dari Bank Mandiri. Pihak perbankan melaporkan adanya penarikan uang dengan menggunakan kartu ATM palsu oleh warga asing di ATM Mandiri SPBU Kerobokan.

Mengetahui ciri-ciri keberadaan tersangka saat mengambil uang di ATM Mandiri Kerobokan, polisi sempat membuntuti Stefan Ivanov hingga di TKP. Kemudian, petugas menangkap tersangka di Restoran Laota, Jalan Raya Kuta, Tuban, Badung, 31 Juli 2018, pukul 02.00 Wita.

Dari hasil penggeledahan terhadap barang bawaan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sepeda motor Yamaha Aerox, sepucuk pistol airsoft gun, satu pisau lipat, uang tunai Rp 51,3 juta, 98 kartu ATM palsu, satu buah kabel fleksibel, satu SIM internasional, satu rauter (alat skimming), lima buah flashdisk, dan tiga buah kunci pemberian orang Rusia.

Tak hanya itu, dari tangan tersangka, petugas juga menemukan sembilan kartu debit dan kredit, satu jam tangan, dua struk penarikan ATM, satu laptop, enam buku tabungan BCA, tiga buku tabungan Bank Mandiri, satu buku tabungan Bank BNI, satu buku tabungan Bank BTN, dua hardisk, dan empat telepon selular.

Kepada polisi, tersangka mengaku telah beraksi di sejumlah ATM, di antaranya ATM Bank Mandiri dekat SPBU Kerobokan, ATM Bank Mandiri KCP Denpasar Kerobokan, ATM Mandiri Sunset Point kuta, ATM BNI Sunset Point Kuta, ATM BRI Sunset Point Kuta dan ATM Mandiri SPBU Dewi Kunti kuta. 

Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500