Gedung DPRD Kota Malang. Foto: Ist/Kriminologi.id

41 Anggota DPRD Malang Tersangka Suap, Didominasi Kader PDI Perjuangan

Estimasi Baca:
Rabu, 5 Sep 2018 13:53:31 WIB

Kriminologi.id - Komisi Pemberantasan Korupsi telah menetapkan 41 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka karena diduga menerima suap dan gratifikasi.

Dari total 45 anggota, 41 di antaranya diduga menerima suap dengan total Rp 700 juta dan gratifikasi Rp 5,8 miliar.

"Dalam kasus dugaan gratifikasi terhadap anggota DPRD Kota Malang ini, salah satu yang didalami penyidik adalah dugaan penerimaan terkait dengan dana pengelolaan sampah di Kota Malang," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Selasa, 4 September 2018.

KPK mengingatkan para tersangka kooperatif terhadap proses hukum dan dapat mengembalikan uang yang pernah diterima kepada KPK.

"Hal itu akan dipertimbangkan sebagai faktor yang meringankan tuntutan dan hukuman nanti di persidangan," ucap Febri.

Sebelumnya, KPK pada Senin, 3 September 2018 menetapkan 22 anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka tindak pidana korupsi menerima hadiah terkait dengan fungsi dan kewenangan anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019.

Penetapan 22 anggota DPRD Kota Malang tersebut merupakan tahap ketiga. Hingga saat ini, dari total 45 anggota DPRD Kota Malang, sudah ada 41 anggota yang ditetapkan menjadi tersangka KPK.

Sebelumnya, KPK juga telah memproses sebanyak 21 tersangka.

Pada tahap pertama, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yaitu Ketua DPRD Kota Malang periode 2014-2019 M. Arief Wicaksono (MAW) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (PUPPB) Pemkot Malang pada tahun 2015 Jarot Edy Sulistiyono (JES).

Pada tahap kedua, KPK menetapkan 19 orang sebagai tersangka, yakni Wali Kota Malang periode 2013-2018 Moch Anton (MA) dan 18 anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019.

"Sebagai informasi, sebagian dari 19 anggota DPRD sebelumnya telah mengakui perbuatan dan mengembalikan uang kepada KPK," ungkap Febri.

Sementara dari 41 anggota DPRD Kota Malang yang menjadi tersangka suap dan gratifikasi, sembilan di antaranya merupakan kader PDI Perjuangan.

Infografik Politikus kota Malang tersangka Suap dan Gratifikasi. Infografik: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id
Infografik Politikus Kota Malang Tersangka Suap dan Gratifikasi. Infografik: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Berikut daftar anggota DPRD Kota Malang tersangka suap dan gratifikasi yang berasal dari parpol:
PDI Perjuangan
1. M Arief Wicaksono
2. Suprapto
3. Abdul Hakim
4. Tri Yudiani
5. Arief Hermanto
6. Teguh Mulyono
7. Diana Yanti
8. Hadi Susanto
9. Erni Farida

Partai Golkar
10. Bambang Sumarto
11. Rahayu Sugiarti
12. Sukarno
13. Choeroel Anwar
14. Ribut Harianto

PKB
15. Zainuddin
16. Sahrawi
17. Imam Fauzi
18. Abdulrachman
19. Mulyanto

Partai Gerindra
20. Salamet
21. Suparno Hadiwibowo
22. Een Ambarsari
23. Teguh Puji Wahyono

Partai Demokrat
24. Wiwik Hendri Astuti
25. Sulik Lestyowati
26. Hery Subiantono
27. Indra Tjahyono
28. Sony Yudiarto

PKS
29. Imam Ghozali
30. Bambang Triyoso
31. Sugianto
32. Afdhal Fauza
33. Choirul Amri

PAN
34. Mohan Katelu
35. Syaiful Rusdi
36. Harun Prasojo

PPP
37. Asia Iriani
38. Syamsul Fajrih
39. Heri Pudji Utami

Partai Hanura
40. Ya'qud Ananda Gudban

Partai NasDem
41. Mohammad Fadli.

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500