Antaranews.com

Abraham Samad: Keterlibatan Boediono dalam Kasus Century Terpaksa

Estimasi Baca:
Senin, 16 Apr 2018 08:30:52 WIB

Kriminologi.id - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menduga keterlibatan Boediono dalam kasus Bank Century itu karena terpaksa. Boediono saat itu menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia. 

Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan meminta KPK untuk menetapkan Mantan Wakil Presiden yang juga mantan Gubernur BI Boediono sebagai tersangka terkait kasus Century, sesuai gugatan praperadilan yang diajukan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) terhadap KPK dalam kasus korupsi Bank Century.

"Saya yakin keterlibatan dia bukan keterlibatan seorang diri. Mungkin keterlibatan itu karena dia berada dalam rezim yang tidak terlalu tepat yang kadang-kadang ia terpaksa melakukan itu," ujar Abraham Samad dalam acara "Abraham Samad Bicara Arah Bangsa Ke depan dengan Jurnalis Jogja, seperti dikutip Antara Minggu, 15 April 2018. 

Meski dalam situasi terjepit, kata Abraham, keterpaksaan itu tidak bisa dibenarkan terlebih Boediono merupakan seorang guru besar. 

"Tetapi keterpaksaan itu tidak bisa dijustifikasi dan tidak boleh dibenarkan karena dia seorang guru besar," kata Abraham lagi.

Lebih lanjut, Samad menegaskan kasus dugaan korupsi talangan Bank Century merupakan ujian terbesar yang harus bisa dilalui Komisi Pemberantasan Korupsi. KPK harus lulus dalam ujian yang menentukan marwah dan kredibilitas KPK. 

Alasannya, jika KPK sampai tidak lulus dalam ujian tersebut maka akan menjadi preseden buruk yang berdampak pada pemberantasan korupsi di Indonesia. 

"Kalau tidak lulus berarti terjadi arah balik pemberantasan korupsi," kata dia.

Ia berharap dugaan keterlibatan mantan pimpinan atau pejabat tinggi negara dalam kasus itu tidak menghambat langkah KPK untuk menuntaskan kasus Century dengan menjunjung asas "equality before the law" atau persamaan di hadapan hukum. 

"Menurut saya inilah yang harus menjadi fokus kita. Kita tidak boleh membiarkan ada seseorang yang kebal hukum karena jabatannya," ujarnya.

Abraham memiliki keyakinan kasus Century bisa ditindaklanjuti dan tidak akan ditelantarkan oleh KPK.

Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500