Gubernur Jambi Zumi Zola saat mendatangi gedung KPK, Jakarta, (05/01/2018). Foto: Dimeitri Marilyn/Kriminologi.id

Bantah Kawal Kampanye Pemenangan Adik Kandung, Zumi: Apif Salah Faham

Estimasi Baca:
Jumat, 7 Sep 2018 12:15:30 WIB

Kriminologi.id - Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola membantah mengarahkan kampanye pemenangan adik kandungnya, Zumi Laza, untuk menjadi Wali Kota Jambi. Hal tersebut disampaikan Zumi Zola menanggapi kesaksian bekas asisten keuangannya, Apif Firmansyah. 

“Pak Hakim saya berani jujur, kalau saya tidak pernah meminta dibelikan ambulance 2 unit. Saya tidak pernah menyuruh Apif untuk memasang banner di billboard untuk adik saya Zumi Laza,” kata Zumi Zola Zulkifli dalam persidangan suap dan gratifikasi R-APBD di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta.

Menurut Zumi Zola, Apif salah mengartikan maksud pernyataan dirinya. Selama ini, Zumi Zola mengaku hanya berbagi cerita mengenai beberapa hal yang harus disiapkan bagi adiknya agar dikenal publik Jambi, meski pada akhirnya Zumi Laza tidak memenangkan pilkada Wali Kota Jambi.

“Saya tidak pernah menyuruh Pak Apif untuk menyediakan uang memasang banner billboard ataupun ambulans, uang sewa gedung DPP dan qurban. Apalagi sampai menyediakan ikon Marvel dari Singapura. Itu semua saya hanya bercerita, bukan berarti harus disediakan,” ucap Zumi Zola.

Menanggapi bantahan Zumi Zola, Jaksa Penuntut Umum KPK, Tri Anggoro Mukti, mengatakan seharusnya Zumi Zola bisa mengembalikan uang yang diberikan oleh penyuapnya, Muhammad Immanudin, bila tidak sepakat.

Namun lagi-lagi Zumi Zola berdalih. Dirinya tidak mengetahui detil pengeluaran keuangannya saat menjadi Kepala Daerah.

Sebab, sejak awal dirinya menjabat Gubernur Jambi keuangannya sudah diatur oleh Apif Firmansyah. Deal tersebut diakui Zumi sudah disepakati oleh Apif selaku bendahara tim sukses pemilihan Gubernur Jambi sekaligus asisten keuangan pribadinya.

"Itu karena semua data keuangan transaksi saya yang pegang Pak Apif. Jadi saya tidak tahu karena dia juga tidak pernah mengeluh. Saya juga tidak pernah menyuruhnya berhubungan Pak Iim untuk meminta ini dan itu. Semua hasil inisiatif Apif saja yang mulia," ucap Zumi Zola.

Kembali JPU KPK menanyakan kebenaran hal tersebut kepada Apif di persidangan untuk mengkonfirmasi bantahan Zumi Zola. 

"Ini kok jadi Pak Apif yang disalahkan. Padahal anda ikut menikmati. Kalau anda itu pemimpin yang baik pastinya anda memastikan pengeluaran itu berasal dari mana. Bukan hanya tahu beres saja kan. Bukan begitu Pak Apif," tanya JPU.

Apif pun dengan suara bergetar membenarkan pertanyaan JPU KPK. Salah satunya semua sumber dana pengeluaran tersebut sudah disampaikan oleh Zumi Zola terbukti dari beberapa kali pembubuhan tanda tangan Zumi yang mengetahui laporan pengeluaran tersebut.

"Iya. Iya sudah saya sampaikan semua pengeluaran itu. Bapak Zumi sudah tahu laporan itu semua. Sudah dibaca baik-baik," ujar Apif.

Reporter: Dimeitri Marilyn
Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500