Deisti Astriani Tagor, istri ketua DPR Setya Novanto. Foto: Antara

Bantah Kencing Berdiri, Istri Setnov: Dia Buang Air Saya Kasih Pispot

Estimasi Baca:
Senin, 16 Apr 2018 18:57:31 WIB

Kriminologi.id - Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, memberikan kesaksian di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin, 16 April 2018. Diesti membantah kesaksian perawat RS Medika Permata Hijau Indri Astuti yang menyatakan bahwa Setya Novanto buang air kecil sambil berdiri pada 16 November 2017 pagi.

Deisti hadir di persidangan itu memberikan kesaksian untuk Bimanesh Sutarjo, dokter RS Medika Permata Hijau yang didakwa bekerja sama dengan Fredrich Yunadi dalam kasus menghalangi penyidikan Setya Novanto atas perkara dugaan tindak pidana korupsi KTP-elektronik.

Menurut Deisti, dirinya datang bersama empat teman ke RS Medika sekitar pukul 20.30 WIB, atau satu jam setelah kecelakaan terjadi.

"Saya masuk lewat lobi, tapi karena wartawan sudah banyak, saya tidak naik lift, tapi teman saya yang masuk lift jadi dia yang dikerubuti wartawan, saya sama satu teman saya naik tangga," kata Deisti dalam sidang di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin, 16 April 2018.

Saat itu Setnov sudah berada di kamar perawatan di lantai 3 RS Medika Permata Hijau.

"Saat saya masuk ada bapak dan ajudan, Reza (Pahlevi). Bapak sedang tidur, saya 'gitu-gituin' tidak bangun, sudah diinfus dan sudah diperban," kata Deisti sambil mencoba mempraktikkan tangan mencoba membangunkan Setnov.

Deisti mengaku bahwa sebelum mengalami kecelakaan dan dirawat di RS Medika, Setnov sempat dirawat di RS Premier Jatinegara dan RS Siloam di bawah penanganan dokter Glen. Saat itu Setnov harus menjalani katerisasi.

"Saat bapak bangun, dia hanya mengatakan pusing, malah saat saya menginap di situ dia beberapa kali muntah terus tidur lagi seperti tidak nyaman," tambah Deisti.

Deisti juga membantah kesaksian perawat RS Medika Permata Hijau Indri Astuti yang menyatakan bahwa Setya Novanto buang air kecil secara normal. Deisti mengaku sempat membantu Setnov buang air kecil menggunakan pispot.

"Dia ingin buang air kecil saya kasih pispot, saya tidak lihat beliau berdiri, memang tidak berdiri pak hakim," kata Deisti menegaskan.

"Tapi kata perawat Setnov pernah kencing berdiri pagi harinya?" tanya ketua majelis hakim Makhfudin.

"Saya ketemu dokter perempuan dan satu perawat pukul 07.00 WIB, saya tidur di 'extra bed' sebelah suami saya, dan ada juga saudara saya tidur di kamar yang sama, dia bangun pukul 06.00, kalau dia buang air kecil berdiri, saya pasti bangun karena dia minta tolong untuk pipis ke saya," ujar Deisti.

Redaktur: Achmad Sakirin
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500