Dok. Mantan Dirjen Hubla, Antony Budiono. Foto: Antarafoto

Divonis 5 Tahun Bui karena Korupsi, Tonny: Saya Orang Beriman

Estimasi Baca:
Kamis, 17 Mei 2018 16:10:29 WIB

Kriminologi.id - Antonius Tonny Budiono mengaku tak akan mengajukan banding atas putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang menjatuhi vonis lima tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider tiga bulan penjara terkait kasus korupsi dan gratifikasi yang menjeratnya. Mantan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan itu menerima putusan tersebut dengan lapang. 

"Saya merasa cukup puas dengan putusan ini. Saya menerima dan tidak ingin mengajukan banding yang mulia," kata Tonny Budiono di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Kamis, 17 Mei 2018.

Setelah persidangan usai, Tonny mengaku bahwa putusan itu cukup membuatnya semakin bijaksana dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Dia merasa telah berlaku jujur dengan mengakui telah menerima uang suap senilai Rp 2,3 Miliar dari Komisaris PT Adhiguna Keruktama, yaitu Adi Putra Kurniawan.

"Saya kan orang beriman, kalau memang salah maka harus mengakui salah, seperti di orang Katolik, di gereja itu ada sebuah ruangan untuk mengaku dosa kepada pastor. Usai mengaku dosa, pasti pastor akan memberikan hukuman diminta membaca ayat di Alkitab berapa kali," tutur pria 59 tahun itu.

Majelis hakim yang beranggotakan Saifuddin Zuhri, Mahfudin, Duta Baskara, Ugo, dan Titi Sansiwi menilai, Antonius Tonny Budiono terbukti menerima suap Rp 2,3 miliar dan gratifikasi Rp 22,35 miliar.

Meski Tonny menyatakan akan menerima vonis tersebut, pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi justru menyampaikan sikap berbeda. JPU belum mengambil sikap tindakan banding untuk Tonny. JPU mengaku perlu membicarakannya dan masih menyatakan pikir-pikir.

"Kami harus merundingkannya. Kami nyatakan akan pikir-pikir dahulu," ucap JPU KPK Kiki Ahmad Yani.

Reporter: Dimeitri Marilyn
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500