Juru Bicara KPK, Febri Diansyah saat diwawancari soal penggeledahan Lapas Sukamiskin Bandung. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Jual Beli Fasilitas Lapas, KPK Periksa Eks Kalapas Sukamiskin dan Staf

Estimasi Baca:
Selasa, 7 Ags 2018 12:45:22 WIB

Kriminologi.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil mantan Kepala Lapas Sukamiskin Wahid Husein dan stafnya Hendry Saputra. Keduanya diperiksa sebagai tersangka suap pemberian fasilitas mewah di Lapas Sukamiskin Bandung.

"Penyidik hari ini dijadwalkan pemeriksaan terhadap WH (Wahid Husein) dan HND (Hendry Saputra) sebagai tersangka kasus suap pemberian fasilitas, perizinan ataupun pemberian lainnya," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa, 7 Agustus 2018.

Wahid Husein dan Hendry Saputra ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK usai terciduk dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menjerat keduanya bersama dua tersangka lain yaitu napi Fahmi Darmawansyah dan napi pendamping dari Fahmi yaitu Andri Rahmat.

KPK menduga Wahid Husein menerima pemberian berupa uang dan dua mobil mewah terkait jabatannya sebagai Kalapas Sukamiskin sejak Maret 2018. 

Pemberian itu diduga terkait jual beli fasilitas mewah dan pemberian izin keluar bagi napi kasus korupsi Fahmi Darmawansyah.

Wahid menerima suap dari Fahmi melalui perantara-perantara yang melibatkan Hendry sebagai staf Wahid dan Andri yang merupakan napi pendamping Fahmi.

Dalam OTT tersebut, KPK mengamankan uang total Rp 279.920.000 dan 1.410 dolar AS beserta catatan penerimaan uang dan dokumen terkait pembelian dan pengiriman mobil.

Sementara dua mobil mewah yang disita terkait kasus itu adalah satu unit Mitsubishi Triton Exceed dan satu unit Mitsubishi Pajero Sport Dakkar yang keduanya warna hitam

Dalam OTT tersebut, istri Fahmi yaitu artis Inneke Koesherawati ikut diciduk, namun akhirnya dilepaskan setelah sempat menjalani pemeriksaan di KPK.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500