Ketua KPK Agus Rahardjo saat ditanyai wartawan. Foto: Dimeitri Marilin/Kriminologi.id

Ketua KPK Masih Tutup Mulut Soal OTT Waka PN Medan

Estimasi Baca:
Selasa, 28 Ags 2018 23:30:49 WIB

Kriminologi.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK Agus Rahardjo mengatakan pekembangan terkini terkait operasi tangkap tangan alias OTT yang terjadi di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara akan dilakukan pada Rabu, 29 Agustus 2018.

Alasannya, menurut dia, ini penyidik KPK baru menggelar ekspose atau gelar perkara di tempat kejadian perkara.

"Belum malam ini konfrensi persnya. Malam ini baru gelar ekspose, besok konpers OTT PN Medan," kata Agus Rahardjo singkat kepada Kriminologi.id, Selasa, 28 Agustus 2018.

Seperti diketahui sekitar pukul 09.00 WIB kantor Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara disatroni tim satuan tugas (satgas) KPK. Selain satgas, ada juga belasan anggota dari Polda Sumatra Utara.

Hasil dari operasi tangkap tangan tersebut adalah diamankannya delapan orang terdiri dari pihak penyelenggara negara dan swasta. Dari kedelapan orang tersebut, ada dua hakim PN Medan dan juga Panitera yang ikut diamankan.

"Iya sekitar pukul 09.00 WIB tadi ada petugas dari KPK Pusat. Bawa beberapa orang. Kami belum dapat informasi terkait kasus apa. Karena penggeledahan masih berlangsung sekarang," kata Humas PN Medan, Erintuah Damanik kepada Kriminologi.id, Selasa, 28 Agustus 2018.

Selain melakukan penggeledahan, KPK juga mengintrogasi beberapa orang. Mereka adalah Ketua PN Medan, Marsudin Nainggolan dan Wakil Ketua, Wahyu Prasetyo Prabowo. KPK juga menangkap dua hakim yakni Sontan Marauke, Merry Purba dan panitera pengganti, Oloan Sirait, Elfanfi.

Namun dia memastikan dari interogasi tersebut tidak semuanya dibawa penyidik KPK.

"Tadi sudah dibawa beberapa Pak WP dan MN dan Panitera juga ada yang dibawa. Kalau tidak salah untuk hakim lebih dari dua. Tapi sepertinya bukan kasus OTT tapi pengembangan," ujar Erintuah. 

Reporter: Dimeitri Marilyn
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500