Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

KPK Sayangkan Vonis Ringan Wali Kota Malang

Estimasi Baca:
Jumat, 10 Ags 2018 15:50:13 WIB

Kriminologi.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyayangkan vonis 2 tahun penjara untuk Wali Kota Malang nonaktif Muhammad Anton. Vonis tersebut di bawah tuntutan Jaksa yaitu 3 tahun. 

"Tentu saja kami menyayangkan vonis ringan tersebut," kata Kepala Biro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat, 10 Agustus 2018.

Meski menyayangkan vonis tersebut, KPK belum menentukan langkah terhadap vonis ringan yang dijatuhkan majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya itu.

"Sampai saat ini belum ada langkah apapun dari pihak Jaksa KPK apakah akan mengambil banding atau tidak," kata Febri.

Selain vonis penjara, majelis hakim juga menjatuhkan pidana tambahan berupa pencabutan hak politik kepada Anton.

Untuk pidana tambahan ini, KPK memberi apresiasi. "Tapi untuk sanksi pencabutan hak berpolitik itu juga sudah cukup baik," ujar Febri.

Majelis hakim Pengadilan Tipikor Surabaya yang dipimpin hakim Unggul Warso sebelumnya telah menjatuhkan pidana penjara selama 2 tahun dan denda Rp 200 juta kepada Anton dalam perkara suap pembahasan APBD-Perubahan Pemkot Malang tahun 2015.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan Jaksa yang menuntut pria yang kerap disapa Abah Anton itu dengan hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara serta pencabutan hak politik selama 4 tahun. RZ

Reporter: Dimeitri Marilyn
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500