Dok. Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf dan istrinya, Darwati A Gani, Foto: Antaranews.com

KPK Tolak Pengembalian Uang Gratifikasi Rp 39 Juta dari Irwandi Yusuf

Estimasi Baca:
Kamis, 6 Sep 2018 15:35:42 WIB

Kriminologi.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan tidak dapat memproses pengembalian uang Rp 39 juta dari Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf yang menjadi tersangka kasus suap penyualuran Dana Otonomi Khusus (DOKA) Aceh 2018. KPK beralasan pengembalian itu dilakukan ketika Irwandi telah ditetapkan menjadi tersangka dan perkaranya sedang dalam proses penyidikan.

"Setelah melakukan analisis, mengacu pada Peraturan KPK Nomor 2 Tahun 2014, maka KPK menerbitkan surat tertanggal 14 Agustus 2018 yang intinya laporan tersebut tidak dapat diproses dalam mekanisme pelaporan gratifikasi karena saat ini sedang berjalan proses penanganan perkara di mana IY adalah salah satu tersangka di sana," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Kamis, 6 September 2018.

Febri mengatakan, Irwandi baru mengembalikan uang Rp 39 juta yang dilaporkan sebagai gratifikasi itu pada 11 Juli 2018, atau delapan hari sejak KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Irwandi pada 3 Juli 2018.

Karena tidak bisa diproses sebagai pengembalian, maka penyidik menyita uang tersebut sebagai barang bukti untuk penyidikan.

"Uang Rp 39 juta tersebut kemudian disita penyidik untuk kepentingan penanganan perkara," ungkap Febri.

Febri menuturkan, keputusan KPK tidak memproses pengembalian uang Irwandi itu telah disampaikan melalui kuasa hukumnya. 

KPK pun mengingatkan kembali pada seluruh pejabat agar melalukan pelaporan gratifikasi sejak awal yaitu dalam waktu maksimal 30 hari kerja, dan bukan justru baru melaporkan ketika sudah diproses secara hukum.

"Hal ini penting karena salah satu yang dihargai dalam mekanisme pelaporan gratifikasi adalah kesediaan dan kejujuran melaporkan penerimaan gratifikasi meskipun belum diketahui pihak lain, belum pernah dilakukan pemeriksaan baik oleh pengawas internal ataupun penegak hukum," tutur Febri.

Sebelumnya Irwandi mengaku telah mengembalikan uang Rp 39 juta kepada penyidik KPK terkait kasus yang menjeratnya. Irwandi dituding telah menggunakan uang itu untuk keperluan pribadi, namun ia mengaku tak tahu mengapa uang yang terkait dengan penyaluran DOKA 2018 itu mampir ke rekeningnya

"Tiba-tiba singgah di rekening saya," ucap Irwandi usai pemeriksaan pada 31 Agustus lalu.

Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500