Dok. Gedung Mahkamah Agung. Foto: Kriminologi.id

Mantan Pejabat Korup Berbondong Ajukan PK, Ini Daftarnya

Estimasi Baca:
Kamis, 2 Ags 2018 12:40:34 WIB

Kriminologi.id - Mahkamah Agung menerima permohonan upaya hukum Peninjauan Kembali atau PK dari 18 orang narapidana korupsi. Sebagian permohonan PK tersebut telah memasuki persidangan.

"Sejauh ini memang kami baru menerima 18 laporan dari mantan terpidana korupsi mengajukan Peninjauan Kembali," kata Kepala Biro Hukum dan Humas Mahkamah Agung (MA) Abdullah, Kamis, 2 Agustus 2018.

Abdullah menambahkan, PK yang diajukan para napi koruptor itu biasanya setelah yang bersangkutan mengajukan upaya kasasi mengurangi hukuman pidana. 

Ada pembeda antara sidang PK dengan sidang lainnya, kata Abdullah. Pemohon PK diwajibkan memiliki novum atau bukti terbaru dalam perkara yang pernah diajukan. 

"Syaratnya jelas harus ada novumnya. Meminta saksi yang semula memberatkan bila ucapannya waktu itu keliru disertai dengan bukti konkret. Proses persidangan PK juga tidak diselenggarakan di MA tapi di Tipikor. Tapi dari semua permohonan bukti dari sana (PN Tipikor) oleh panitera di bawa ke sini (MA), " terang Abdullah

Abdullah mengatakan, setelah permohonan PK diantarkan oleh panitera, maka Ketua Kamar Pidana di MA akan menunjuk hakim yang sebelumnya tidak memeriksa perkara di tingkat pertama, banding maupun kasasi.  

Setelah hakim menyetujuinya, barulah berkas PK diterima dan dijadwalkan sidang.

"Untuk hakimnya nanti Ketua Kamar Pidana MA yang memutus hakim mana yang mumpuni memimpin sidang. Kemudian tanda tangan semua pihak yang terlibat pemohon dan sebagainya," ucap Abdullah.

Dihimpun Kriminologi, berikut 18 nama napi korupsi yang mengajukan PK:

1. Raoul Adithya Wiranatakusumah, Pernyataan PK masuk pada (19/2/2018). Keterangan PK saat ini belum selesai minutasi.

(Minutasi adalah proses yang dilakukan panitera pengadilan dalam menyelesaikan administrasi meliputi pengetikan, pembendelan serta pengesahan suatu perkara).

2. Mirma Fadjarwati Malik, pernyataan PK masuk pada (26/2/2018). Keterangan PK saat ini berkas sudah dikirim ke MA.

3. Endang bin Atmaja, pernyataan PK masuk pada (19/03/2018). Keterangan PK saat ini berkas sudah siap dikirim ke MA.

4. Suhartono, pernyataan PK masuk pada (21/03/2018) Keterangan PK saat ini belum selesai minutasi

5.Tafsir Nurchamid, pernyataan PK masuk pada (10/04/2018). Keterangan PK saat ini belum selesai minutasi.

6. H Fatahillah, pernyataan PK masuk pada (10/04/2018). Keterangan PK saat ini belum selesai minutasi.

7. Anas Urbaningrum, pernyataan PK masuk pada (30/04/2018). Keterangan PK saat ini sedang dipersidangan

8. Muhammad Firmansyah, pernyataan PK masuk pada (04/05/2018). Keterangan PK saat ini sedang dipersidangan

9. Suroso Atmomartoyo, pernyataan PK masuk pada (15/05/2018). Keterangan PK saat ini sedang dipersidangan

10. Siti Fadilah Supari, pernyataan PK masuk pada (15/05/2018). Keterangan PK saat ini sedang dipersidangan.

11. Rahudman Harahap, pernyataan PK masuk pada (22/05/2018). Keterangan PK saat ini berkas sudah dikirim ke MA.

12. Suryadharma Ali, pernyataan PK masuk pada (04/06/2018). Keterangan PK saat ini dipersidangan

13. Selamat Parasian Siagian, pernyataan PK masuk pada (05/06/2018). Keterangan PK saat ini sedang dipersidangan

14. R Drajad Adhyaksa, pernyataan PK masuk pada (07/06/2018). Keterangan PK saat ini sedang dipersidangan.

15. Muhammad Sanusi, pernyataan PK masuk pada (25/06/2018). Keterangan PK saat ini sedang dipersidangan

16. Guntur Manurung, pernyataan PK masuk pada (02/07/2018). Keterangan PK saat ini sedang dipertimbangkan.

17. Jero Wacik, pernyataan PK masuk pada (10/07/2018). Keterangan PK saat ini sedang dipersidangan. 

18. Andi Zulkarnain Malarangeng alias Choel, pernyataan PK masuk pada (02/07/2018). Keterangan PK saat ini sedang dipersidangan. RZ

Reporter: Dimeitri Marilyn
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500