Foto: Riyan

Polisi Gandeng KPK Usut Korupsi Dana Rehab Sekolah DKI Rp 191 Miliar

Estimasi Baca:
Selasa, 7 Ags 2018 19:45:55 WIB

Kriminologi.id - Polda Metro Jaya masih mendalami dugaan korupsi dana rehabilitasi 119 sekolah di DKI Jakarta senilai Rp 191 miliar. Untuk mendalami dugaan korupsi itu, polisi bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Penyelidikan masih berjalan. Kami memang berkoordinasi dengan KPK, saling membantu penyelidikan," kata Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Adi Deriyan dihubungi Kriminologi.id, Selasa, 7 Agustus 2018.

Adi mengatakan, bentuk kerja sama antara polisi dengan KPK itu terwujud dalam bentuk rekomendasi ke penyidik soal ahli yang diperlukan untuk menangani kasus itu. KPK telah mendatangi Polda Metro Jaya untuk berkoordinasi dalam penanganan kasus tersebut.

"KPK sudah datang ke tempat kami dan kerja sama juga sudah jalan," terang pria yang juga pernah menjadi penyidik di KPK ini.

Meski ada kerja sama antara dua institusi penegak hukum, Adi menegaskan kalau kasus tersebut tetap dalam penanganan Polda Metro Jaya.

Hanya saja, kata Adi, tak menutup kemungkinan KPK mengambil alih penanganan kasus itu setelah melewati mekanisme koordinasi supervisi (korsup).

Dijelaskan Adi, Korsup merupakan bentuk kerja sama antara tiga institusi penegak hukum yaitu Polri, Kejaksaan, dan KPK dalam penyidikan kasus korupsi.

"Bisa ambil alih, tapi harus melalui Korsup," kata Adi.

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya tengah menelusuri dugaan korupsi proyek rehabilitasi 119 unit sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA di DKI Jakarta.

Proyek rehabilitasi berat ini meliputi rehabilitasi pagar, plafon, kusen dan lainnya dengan total anggaran mencapai Rp 191 miliar.  Biaya rehabilitasi itu dianggarkan dalam APBD 2017.

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500