Ilustrasi bangku sekolah. Ilustrasi: Ist/Kriminologi.id

Satu Bangku SMAN 4 Depok Seharga Rp 15 Juta, Kepsek Diduga Bermain

Estimasi Baca:
Rabu, 1 Ags 2018 20:05:34 WIB

Kriminologi.id - Kepala Sekolah SMA Negeri 4 Depok, Jawa Barat diduga memperjualbelikan bangku sekolah dalam proses penerimaan peserta didik baru atau PPDB. Tidak tanggung-tanggung, harganya pun mencapai Rp 10 juta hingga Rp 15 juta. 

Biasanya pihak sekolah menargetkan calon siswa yang tidak lolos daftar, melalui jalur Ekonomi Tidak Mampu (KETM) atau yang akrab dikenal dengan SKTM.

Demikian disampaikan Ibu Dedi, warga Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Depok. Ia menceritakan, anaknya daftar ke SMAN 4 melalui jalur Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) menggunakan Kartu Jakarta Pintar (KJP). 

Setelah panitia melakukan serangkaian wawancara dan survey rumah calon siswa, akhirnya anak bu Dedi tidak lolos jalur KJP.

"Anak saya nangis dan tetap ingin bersekolah di SMAN 4. Ya saya berupaya dong. Kepala Sekolah SMAN 4 berinisial UR mengatakan bisa membantu dengan syarat harus bayar Rp 10 juta. Alasannya karena bangku sudah penuh," kata Bu Dedi, di rumahnya, Rabu, 1 Agustus 2018 seperti dilansir rri.co.id.

Pada waktu itu, Kepsek SMAN 4, inisial UR tidak mau menerima uang dari orang tua secara langsung. UR mengarahkan bu Dedi ke seseorang, yang diduga kuat adalah perantaranya.

"Saya bayar yang Rp 10 juta ke orang yang diarahin Kepsek. Setelah bayar, saya diminta nemuin kembali Kepsek UR. Baru anak saya bisa daftar ulang," ujarnya.

Ternyata Ibu Dedi tidak sendiri. Orang tua lainnya di daerah Industri Kapal Dalam, Kelapa Dua, Depok, juga dimintai Rp 16 juta per bangku di SMAN 4 setelah gagal masuk melalui jalur KETM. 

Sama seperti kasus yang menimpa Ibu Dedi, pihak sekolah biasanya memangsa para orang tua yang tidak lolos jalur SKTM dengan alasan yang sama yakni bangku sudah penuh.

Hal yang paling mengejutkan, informasi yang berhasil dihimpun, selain dua korban di atas, ternyata SMAN 4 sudah banyak menjualbelikan bangku kepada ortu siswa warga Industri Kapal Dalam, Kelapa Dua, Depok pada PPDB 2018.

Sementara Kepala Sekolah SMAN 4 UR, belum bisa dikonfirmasi terkait temuan di atas. 

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: RRI
KOMENTAR
500/500