Juru Bicara KPK Febri Diansyah. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Waka dan Panitera PN Medan Dibawa KPK ke Jakarta

Estimasi Baca:
Selasa, 28 Ags 2018 23:00:10 WIB

Kriminologi.id - Sebanyak empat dari delapan orang yang terjaring operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi di Pengadilan Negeri Medan dibawa ke Jakarta. 

"Empat orang yang diamankan di Medan dalam perjalanan ke Jakarta, kemungkinan akan mendarat sekitar pukul 22.00 WIB malam ini," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, di KPK, Jakarta, Selasa, 28 Agustus 2018.

KPK mengamankan delapan orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yaitu Ketua PN Medan Marsudin Nainggolan, Wakil Ketua PN Medan Wahyu Prasetyo Wibowo, hakim Sontan Merauke, hakim Merry Purba serta PNS dan staf PN Medan lainnya.

"Yang dibawa ada pimpinan PN, dua panitera, dan satu orang pegawai terdakwa (Tamin Sukardi)," ujar Febri.

Berdasarkan informasi, pimpinan PN Medan yang dimaksud adalah Ketua PN Medan Marsudin Nainggolan.

Sedangkan Tamin Sukardi adalah terdakwa yang divonis oleh majelis hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo Wibowo, enam tahun penjara karena terbukti menjual aset negara sebesar Rp 132 miliar.

"Mereka dibawa untuk proses lebih lanjut, ada sejumlah hal yang perlu diverifikasi lagi," kata Febri.

Dalam OTT itu, ada uang dalam pecahan dolar Singapura yang turut disita. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk melakukan pemeriksaan sebelum menentukan status hukum mereka.

Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500