Pengungkapan 222 kilogram ganja (18/01/2018), Foto: Ist/Kriminologi

Cerita TNI AL-Penyelundup 22,8 Kg Ganja Kejar-kejaran di Perairan PNG

Estimasi Baca:
Minggu, 2 Sep 2018 23:05:06 WIB

Kriminologi.id - Patroli Lantamal X Jayapura mengamankan 22,8 kilogram ganja yang hendak diselundupkan ke Jayapura dari Papua Nugini atau PNG. Dalam mengamankan barang haram tersebut, aparat TNI sempat kejar-kejaran di perairan Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura.

Kadispenal Lantamal X Jayapura, Mayor Laut (KH) Eko Hadi Setiawan, mengatakan puluhan kilogram ganja itu diamankan pada Sabtu, 1 September 2018. Hal tesebut setelah anggota pos TNI AL yang dipimpin Kapten Marinir Husein melakukan patroli sekitar pukul 08.00 WIT.

Saat melaksanaan patroli ada informasi tentang adanya kapal cepat (speed boat) yang membawa ganja masuk ke perairan Jayapura dari PNG. Sekitar pukul 10.00 WIT terlihat tiga speed boat dari perairan PNG menuju perairan Jayapura dan patroli TNI-AL berupaya mendekat untuk memeriksa perahu motor tersebut.

“Namun, sekitar 200 meter ketiga speed boat itu melarikan diri kembali memasuki perairan PNG, terjadi kejar-kejaran bahkan salah satu speed boat yang diduga membawa ganja sempat menabrak speed boat yang ditumpangi anggota,” kata Eko, Minggu, 2 September 2018.

Anggota sempat mengeluarkan tembakan peringatan sehingga salah satu speed boat sebelum kembali memasuki perairan PNG sempat membuang bungkusan yang ternyata berisi ganja. Sebanyak 22,8 kg ganja asal PNG itu diisi di dalam 11 karung kecil, 130 bungkus plastik kecil dan delapan gulung kertas kecil yang siap edar.

Ketika ditanya tentang pemilik ganja, Kadispenal Lantamal X Jayapura mengaku pelakunya berhasil melarikan diri dengan kembali ke perairan PNG.

“Patroli Posal Skouw Sae hanya berhasil mengamankan barang bukti berupa 22,8 kg ganja yang dibuang dari salah satu speed boat,” kata Mayor Eko.

Penulis: Tito Dirhantoro
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500