Sabu-sabu. Ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Drama Kejar-kejaran Hentikan 3 Pengedar Sabu Bersenjata Api di Bali

Estimasi Baca:
Rabu, 1 Ags 2018 10:50:22 WIB

Kriminologi.id - Ditresnarkoba Polda Bali bersama Satgas Counter Transnational and Organized Crime atau CTOC mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu seberat satu kilogram lebih. Penangkapan tiga pelaku dalam kasus ini diwarani aksi kejar-kejaran.

"Total barang bukti 1.021 gram sabu-sabu yang akan diedarkan di Bali ini kami temukan dari tiga orang pelaku yakni Ali Wafa alias Franky (28), Mohammad Rahman (30) dan Fathorrahman (35)," kata Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaja, Rabu, 1 Agustus 2018.

Hengky mengatakan, pengungkapan kasus peredaran sabu-sabu itu berawal dari informasi yang didapat polisi dari masyarakat tentang adanya tiga pria pembawa sabu-sabu. Ketiga pria itu membawa sabu-sabu melalui pintu masuk Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk pada 31 Juli 2018, sekitar pukul 00.30 Wita. 

Untuk menangkap ketiga pelaku itu, polisi melakukan aksi kejar-kejaran dengan mobil Honda Jazz bernopol DK-1243-DU di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk tepatnya di depan Polsek Negara, Kabupaten Jembrana. 

"Dari hasil penggeledahan petugas, polisi menemukan dua paket plastik klip besar berisi sabu-sabu yang ada di dalam sarung pembungkus jok mobil yang diakui milik Franky," ujar Hengky.

Paket tersebut berisi 1.001 gram bruto atau 991 gram netto. Saat pemeriksaan, tersangka Franky mengaku mendapatkan sabu-sabu itu dari seseorang berinisial AE di Jakarta.

Setelah penangkapan, polisi kemudian melakukan pengembangan ke rumah tersangka Franky. Di rumah itu, polisi menemukan barang bukti sabu-sabu sebanyak 11 paket klip kecil seberat 4,92 gram brutto atau 2,92 netto di dalam almari milik Franky.

Setelah dari rumah Franky ini, petugas lalu menggeledah kamar kos tersangka Fathorrahman di Jalan Pulau Yoni, Gang Perumahan Pemogan Indah Nomor 10, Denpasar Selatan.

Di tempat ini, polisi menemukan 14 paket plastik bening, satu buah pipet kaca, dan satu buah isolasi bening tersimpan di dalam bungkus tas plastik.

Polisi juga menemukan satu buah plastik klip bening yang didalamnya berisi tujuh paket sabu-sabu terbungkus lakban kuning dengan berat keseluruhan 7,76 gram brutto.

Tak hanya itu, dari tas warna hitam, polisi menemukan satu buah plastik klip bening, di dalamnya terdapat tujuh paket sabu-sabu terbungkus lakban merah dengan berat keseluruhan 6,42 gram brutto.

Selain barang bukti berupa sabu-sabu, polisi juga menemukan senjata api berwarna perak jenis Cis Revolver, satu pucuk senjata berbentuk pulpen, enam butir amunisi, dan satu buah timbangan di dalam tas hitam milik tersangka.

Saat ini, para pelaku dan barang bukti diamankan di Direktorat Reserse Narkoba Polda Bali untuk menjalani pemeriksaan hukum lebih lanjut. RZ

Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500