Pengemudi mobil tabrak separator busway. Foto: Ist/Kriminologi.id

Franky, Penabrak Motor Hantam Separator Busway Isap Sabu di Lokasari

Estimasi Baca:
Jumat, 31 Ags 2018 15:35:42 WIB

Kriminologi.id - Franky, seorang pengemudi yang menabrak sepeda motor dan kabur lalu menghantam separator busway di kawasan Hayam Wuruk, Mangga Besar, Jakarta Barat, lantaran terpengaruh narkoba. Ia diketahui mengonsumsi sabu-sabu di lahan parkir Tempat Hiburan Rakyat Lokasari, Jakarta Barat.

Hal itu diketahui setelah polisi memeriksanya secara intensif. Dari hasil pemeriksaan, Franky mengaku mengonsumsi sabu-sabu itu di dalam mobil miliknya yang pada saat itu tengah terparkir.

"Kalau untuk lokasinya, dia (Franky) mengatakan parkiran di sekitar lokasari," ucap Kapolsek Tamansari, AKBP Ruli Indra di Polda Metro Jaya, Jumat, 31 Agustus 2018.

Mengenai dugaan Franky sempat mengunjungi tempat hiburan malam sebelum mengonsumsi sabu-sabu, Ruli belum mengetahui hal itu. Ia beralasan, hingga saat ini Franky masih menjalani pemeriksaan untuk mengembangkan asal muasal narkoba yang dikonsumsinya.

"Kalau sekarang kita belum bisa menyampaikan apa namanya, karena orang bisa transaksi di mana saja kan," kata Ruli. 

Rumah Franky, pengemudi mobil tabrak motor dan separator busway di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id
Rumah Franky, pengemudi mobil tabrak motor dan separator busway di Jalan Gajah Mada, Jakarta Barat. Foto: Walda Marison/Kriminologi.id

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tamansari, AKP Rango Siregar juga enggan berkomentar banyak saat disinggung mengenai dugaan yang menyebut sabu-sabu itu dibeli di salah satu tempat hiburan malam. Ia hanya menyebut hingga saat ini pihaknya masih mendalami keterangan Franky terkait hal itu.

"Belum ya, kita masih mendalami keterangannya dulu," kata Rango.

Sebelumnya diberitakan, Polisi mengamankan Franky, pengemudi mobil yang menabrak sepeda motor dan kabur lalu menghantam separator busway di kawasan Hayam Wuruk, Mangga Besar, Jakarta Barat.

Setelah diamankan, polisi melakukan tes urine terhadap Franky. Saat polisi melakukan penggeledahan, di dalam mobilnya ditemukan benda-benda mencurigakan yang diduga terkait penggunaan narkoba.

Bahkan, pada mobil Nissan Grand Livina warna hitam dengan nopol B 1965 UIQ yang dikendarai Franky itu, polisi menemukan tiga butir obat kuat merk Lian Zhan Qi Tian, dan empat butir obat penenang merk Esilgan Estazolam. 

Selain itu juga ditemukan dua tutup botol alat pakai narkoba jenis sabu, dua plastik klip kosong bekas sabu, satu buah pipet, alumiunium foil bekas pakai, korek api, dan sedotan.

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500