Dok. penyelundupan narkoba di dalam koper. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Kurir Dibekuk Saat Jual Sabu 100 Gram Dibungkus Plastik Asoy ke Polisi

Estimasi Baca:
Jumat, 13 Jul 2018 11:15:45 WIB

Kriminologi.id - Kurir narkoba berinisial KH dibekuk Satuan Reserse Narkoba Polres Tanjungbalai, Polda Sumatera Utara. Pria berusia 46 tersebut ditangkap setelah mengantarkan narkoba jenis sabu-sabu seberat 100 gram yang disimpan di plastik asoy warna hitam. Sabu-sabu senilai Rp 57 juta itu merupakan pesanan polisi yang menyamar jadi pembeli.

Kapolres Tanjungbalai, Ajun Komisaris Besar Polisi Irfan Rifai, mengatakan tersangka KH merupakan warga Kelurahan Selat Lancang, Kecamatan Datuk Bandar Timur, Kota Tanjung Balai, Sumatera Utara. Dia ditangkap di kawasan SMKN 5 Jalan Anggur Kelurahan Pahang, Kota Tanjungbalai pada Kamis 12 Juli 2018 sekitar pukul 20.30 WIB.

“Penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat, bahwa ada seorang laki-laki dewasa yang mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu. Atas informasi itu, Sat Narkoba melakukan penyelidikan. Setelah A1 dilakukan penangkapan dengan cara memesan barang (sabu) seberat 100 gram dengan harga Rp 57 juta,” kata Irfan Rifai di Tanjungbalai, Sumatera Utara, pada Jumat, 13 Juli 2018. 

Setelah sepakat dengan harga tersebut, kata Irfan, kedua pihak kemudian menentukan tempat transaksi. Selanjutnya, sekitar pukul 20.30 WIB tersangka datang dengan mengendarai sepeda motor bernomor polisi BK 4550 MAU.

Personil Sat Res Narkoba yang sudah menunggu kedatangan tersangka langsung melakukan penangkapan. Saat digeledah, polisi menemukan sabu-sabu yang diletakkan di bagasi depan sepeda motor tersebut.

"Setelah ditimbang, sabu-sabu yang dibungkus plastik asoy hitam itu seberat 100 gram atau satu ons," ungkap Kapolres.

Kepada penyidik, tersangka mengaku hanya disuruh mengantar sabu-sabu oleh laki-laki berinisial RD yang tinggal di Kelurahan Selat Lancang, Kota Tanjungbalai. Jika sukses mengantarkan barang haram tersebut, pelaku akan mendapat upah sebesar Rp 2 juta. 

"Kasat Narkoba bersama Tim berupaya melakukan pengembangan dengan melakukan penggerebekan terhadap rumah RD dengan didampingi oleh Kepling setempat, namun RD tidak ditemukan di rumahnya," kata Irfan Rifai.

Sesuai catatan, selain 100 gram sabu-sabu dibungkus plastik asoy warna hitam, barang bukti (BB) lainnya yang turut diamankan dari tersangka yaitu, 1 unit HP dan 1 unit sepeda motor BK 4550 MAU.

Untuk melengkapi berkas, penyidik berupaya melakukan pengembangan jaringan atas, pemeriksaan saksi-saksi dan mengirimkan sampel BB serta urine tersangka ke Labfor Polda Sumatera Utara.

Penulis: Tito Dirhantoro
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500