Ilustrasi paket sabu dalam kemasan minuman. Ilusrtasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

Kurir Selipkan Sabu ke Lapas Tangerang, Tempel Dalam Minuman Kemasan

Estimasi Baca:
Rabu, 5 Sep 2018 14:45:29 WIB

Kriminologi.id - Kurir narkoba menyelipkan sabu saat besuk warga binaan di Lapas Tangerang, Banten, Selasa, 4 September 2018. Tiga paket sabu ditempel dalam minuman kemasan dan wafer stik. 

Adalah SJ, kurir narkoba berkedok pembesuk warga binaan yang berusaha menyelundupkan sabu pesanan salah seorang warga binaan.

Upayanya itu digagalkan petugas keamanan lapas yang menggeledah sebelum masuk ke dalam ruangan besuk. 

Untuk mengelabui petugas, minuman kemasan yang telah dikosongkan isinya itu ditumpuk makanan ringan lainnya dalam satu kantong keresek. 

"Kejadiannya sekitar pukul 16.00 WIB, saat jam besuk. Ada tiga paket sabu-sabu, yang satu di sembunyikan di dalam minuman dan sisanya diselipkan di bungkus wafer astor," ucap Kepala Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang Jumadi kepada Kriminologi.id saat dihubungi, Rabu, 5 September 2018.

Penangkapan itu berawal saat kurir narkoba hendak membesuk salah seorang warga binaan. Setelah melalui prosedur umum, yakni menaruh identitas dan membubuhkan nama warga binaan yang hendak ditemuinya, pembesuk masuk ke bilik pemeriksaan. 

Di bilik itu, petugas lapas menggeledah seluruh tubuh serta barang bawaan untuk warga binaan. Saat penggeledahan itu lah petugas menemukan bungkus makanan yang mencurigakan. 

Setelah dibuka satu persatu, ternyata bungkusan teh kemasan dan wafer stik itu berisi tiga paket sabu. 

Saat ditanya siapa warga binaan yang memesan sabu tersebut, Jumadi enggan menyebutkan identitasnya dengan alasan pengembangan. 

Usai mendapati sabu, pihak Lapas pun langsung menyerahkan SJ kepada pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut. 

"Mungkin lebih ya 30 gram, tiga paket itu penuh tapi kita belum sempat hitung ya," kata Jumadi.

Jumadi menyebut dalam pemeriksaan sementara SJ mengaku hanya orang suruhan atau kurir. Namun, saat dipertanyakan sosok penerima serbuk putih itu SJ belum menjabarkannya. 

"Dia mengaku hanya kurir tapi waktu kita tanya mau diberikan ke siapa, dia tidak jawab dan saat ini masih diperiksa polisi ya," kata Jumadi.

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Syahrul Munir
KOMENTAR
500/500