Narkoba Jenis Baru Dikendalikan Bandar dari Dalam Lapas Tangerang

Estimasi Baca :

Ilustrasi Penjara. Foto: Unsplash.com - Kriminologi.id
Ilustrasi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas). Foto: Unsplash.com

Kriminologi.id - Kepolisian Resort Metro Jakarta Barat mengungkap pengedar narkoba jenis baru oleh Yudi Yuswadi dan Nova, pasangan suami-istri. Dalam menjual kapsul narkoba jenis baru ini, Yudi dibantu Tarmizi Sulaiman, pengedar lainnya. Ketiganya tertangkap polisi.

Hasil penangkapan ketiga pengedar itu, polisi menyita 40 butir kapsul Pentylone, narkoba jenis baru yang disembunyikan Nova di bawah tumpukan pakaian di lemari keponakannya. 

Kepala Satuan Reserse Narkoba Kepolisian Resort Metro Jakarta Barat, Ajun Komisaris Besar Polisi Suhermanto, mengatakan Pentylone merupakan narkoba jenis baru. 

"(Barang) ini dipasok dan kendalikan oleh sesorang bandar yang berada di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Tangerang," ujar Suhermanto dalam keterangan persnya di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu, 14 Maret 2018. 

Lebih lanjut Suhermanto  mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan, narkoba itu baru satu kali dikirimkan kepada Yudi dalam jumlah 350 kapsul. Tapi saat penangkapan tersangka, polisi hanya berhasil mengamankan 40 butir kapsul Pentylone yang sebelumnya diketahui berjumlah 350 kapsul. Sisanya diduga telah dilempar ke pengedar lainnya. 

Baca: Kode Bandar Narkotika pada Istri, Telepon Tak Diangkat Tanda Ditangkap

"Sebelumnya kapsul Pentylone itu ada 350 tapi sudah diberikan di kawasan Pulomas kepada salah seorang tersangka yang masih kita buru sebanyak 310 butir," kata Suhermanto.

Seperti diketahui seorang bandar narkotika bernama Yudi Yuswadi (40) ditangkap Kepolisian Resort Metro Jakarta Barat bersama Tarmizi Sulaiman, pengedar lainnya. Dalam mengederkan Pentylone, jenis narkoba baru itu, Yudi melibatkan Novi, istrinya yang bertugas menyimpan kapsul terlarang itu. 

Kepada istrinya, Yudi menggunakan telepon genggamnya sebagai kode kalau dirinya tertangkap. Yakni jika telepon tak diangkat itu simbol dirinya tertangkap polisi. 

"Jadi istrinya ini sudah tahu perkerjaan suaminya. Mereka sudah sepakat kalau suaminya nggak jawab telepon berarti dia sudah ketangkap. Waktu suaminya ditangkap, istrinya itu telepon suaminya tapi nggak diangkat, makanya diumpetin," ujar Suhermanto. 

Baca: Narkoba Jenis Baru Pentylone Beredar di Jakbar, Polisi Buru 2 Pemasok

Suhermanto menjelaskan Yudi Yuswadi sudah dua tahun menjadi pengedar narkotika jenis baru itu. Yudi meminta Nova, istrinya untuk menyimpan pil terlarang di kediamannya di Jalan Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur.

Keseharian Nova sebagai ibu rumah tangga. Sedangkan Yudi sama sekali tidak memiliki pekerjaan alias pengangguran.

"Pelaku YY ini kerap meminta kepada istrinya untuk menyimpan barang sebelum diedarkan," kata Suhermanto. 

Nova terbilang cerdik dalam menyembunyikan narkotika baru dagangan suaminya itu. Ia tidak menyimpan di dalam rumahnya, melainkan memanfaatkan lemari di kamar keponakannya yang berjarak tidak jauh dari kediamannya. 

Baca: Melawan Saat Ditangkap, Pengedar Narkoba di Aceh Diberi Timah Panas

Narkoba itu disimpan di bawah tumpukan pakaian lemari pakaian tanpa sepengetahuan keponakannya sendiri. Pengakuan Nova, dirinya dengan sengaja menyimpan Pentylone di lemari itu untuk mengelabui polisi.

"Waktu suaminya ditangkap, istrinya itu telepon suaminya tapi nggak diangkat, makanya (narkotika) diumpetin," kata Suhermanto.

Sebelumnya diberitakan, Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat berhasil mengungkap peredaran narkotika sabu-sabu dan narkotika jenis baru bernama Pentylone. Sebanyak empat tersangka diamankan, yakni Rinaldy (35), Nova, Yudi Yuswadi (40) dan Tarmizi Sulaiman (42) berhasil diamankan. 

Polisi menyita lebih dari 300 gram sabu-sabu dan 40 kapsul Pentylone. SM 

Baca Selengkapnya

Home Hard News Narkoba Narkoba Jenis Baru Dikendalikan Bandar dari Dalam Lapas Tangerang

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu