Narkoba Jenis Baru Pentylone Beredar di Jakbar, Polisi Buru 2 Pemasok

Estimasi Baca :

Barang bukti rilis kasus peredaran narkotika jenis baru bernama Pentylone di Polres Jakbar (14/03/2018). Foto:  Rizky Adytia/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Barang bukti rilis kasus peredaran narkotika jenis baru bernama Pentylone di Polres Jakbar (14/03/2018). Foto: Rizky Adytia/Kriminologi.id
Narkoba jenis baru bernama Pentylone yang didapat pihak kepolisian tersebut berbentuk kapsul. Sebanyak 40 kapsul disita dari penangkapan para tersangka.

Kriminologi.id - Polres Metro Jakarta Barat mengungkap peredaran sabu-sabu dan narkoba jenis baru yang diketahui bernama Pentylone. Polisi masih memburu dua pemasok Pentylone tersebut yang berinisial JB dan HR. Empat tersangka bernama Rinaldy (35), Nova, Yudi Yuswadi (40) dan Tarmizi Sulaiman (42) ditangkap bersama 300 gram sabu-sabu dan 40 kapsul Pentylone.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan pengungkapan jaringan itu bermula pada Jumat, 9 Maret 2018. Kala itu, polisi mendapat infomasi bahwa Yudi dan Tarmizi akan bertransaksi narkoba di kawasan Tamansari, Jakarta Barat. Aparat polisi kemudian segera membuntuti pergerakan keduanya hingga berada di kawasan Plaza Gajah Mada, Jakarta Pusat.

Kemudian setelah keduanya berada di kawasan pusat perbelanjaan itu, polisi segera membekuk keduanya. Sayangnya dari tangan kedua tersangka itu tidak ditemukan barang bukti. Sehingga polisi segera melakukan pemeriksaan.

Baca: BNN: Kota Jambi Dikepung Narkoba Jaringan Internasional

Dalam pemeriksaan, keduanya mengaku akan bertransaksi sabu dengan seseorang bernama Rinaldy (35) yang kemudian pada Sabtu 10 Maret 2018, polisi segera mengembangkan infomasi itu dan berhasil menangkap Rinaldy di rumahnya yang berada di Jalam Kyai Haji Zainal Pembangunan I, Petojo Utara, Jakarta Pusat.

"Kami berhasil menangkap pelaku dengan barang bukti 289 gram sabu-sabu," ucap Hengki. 

Tak hanya disitu, polisi segera kembali mengembangkan kasus itu, dari pengakuan salah satu tersangka bernama Yudi diketahui bahwa dirinya telah menitipkan sabu-sabu kepada istrinya di rumahnya yang berada di kawasan Matraman, Jakarta Timur.

Dengan Informasi itu, polisi segera menuju lokasi untuk menangkap Nova. Setiba di lokasi polisi menangkap Nova dan langsung menggeledah seluruh sudur rumahnya. Dalam penggeledahan itu polisi menemukan 81 gram sabu dan 40 kapsul Pentylone.

Selain itu, hingga saat ini polisi masih memburu dua tersangka lainnya yang diduga merupakan pemasok narkotika jenis baru itu yang berinisial JB dan HR.

Baca: Gejala Aneh Dua Bocah Konsumsi Permen Diduga Mengandung Narkoba

"Ini merupakan narkotika jenis baru dan hingga saat ini kami masih mengembangkannya," ucap Hengki.

Akibat perbuatannya, keempat tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 sub 112 ayat 2 undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 dan Permenkes Nomor 2 tahun 2017 tentang narkotika dan diancam hukuman 20 tahun penjara.

Pentylone yang didapat pihak kepolisian tersebut berbentuk kapsul. Kapsul tersebut dapat langsung dikonsumsi dengan cara ditelan atau dicampurkan ke dalam air minum. AS

Baca Selengkapnya

Home Hard News Narkoba Narkoba Jenis Baru Pentylone Beredar di Jakbar, Polisi Buru 2 Pemasok

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan masuk terlebih dahulu
Silahkan tulis komentar kamu