Rilis pabrik sabu-sabu di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang. Foto: Rizky Adytia/Kriminologi.id

Pabrik Sabu di Cipondoh, Pheng Chun Campur dengan Obat Asma

Estimasi Baca:
Rabu, 8 Ags 2018 19:15:17 WIB

Kriminologi.id - Polisi menggerebek pabrik sabu-sabu di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang. Berdasarkan pemeriksaan sementara, pabrik tersebut sudah beroperasi satu tahun lebih.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi mengatakan, pelaku Antonius Wongso alias Pheng Chun (56) tergolong mahir dalam mengolah sabu-sabu. Pheng Chun mengolah kembali sabu-sabu dengan bahan lain seperti obat batuk dan obat asma. 

"Bahan baku di pasar bebas. Seperi obat-obatan (obat batuk dan asma) biasa dan diolah dan kualitasnya sama dengan sabu yang berasal dari luar negeri," kata Hengki di lokasi, Rabu, 8 Agustus 2018.

Menurut Hengki, Pheng Chun merupakan resedivis dengan kasus yang sama. Sejak Mei 2017 lalu ia kembali aktif mengolah sabu-sabu di dalam rumah yang terletak di Perumahan Metland Jalan Kateliya Elok II, Cipondoh, Kota Tangerang.

Rumah tersebut memiliki luas kurang lebih 100 meter persegi. Berbagai wadah penyimpan bahan baku pembuatan sabu-sabu juga terlihat memenuhi sudut-sudut rumah itu.

"Dari hasil pemeriksaan dan keterangan tersangka ini mengaku telah lebih dari satu tahun, tepatnya bulan Mei 2017 ya. Tapi kami masih dalami lagi keterangannya," ucapnya.

Dari penggerebekan itu, Hengki menyebut, pihaknya menyita sabu-sabu siap edar seberat 500 gram, sabu-sabu setengah jadi seberat 1,5 kilogram dan berbagai bahan dasar pembuatan sabu-sabu. 

Sebelumnya diberitakan, polisi kembali menggerebek rumah yang dijadikan pabrik pembuatan sabu-sabu atau clandestein laboratory di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang. Dalam pengegrebekan itu, polisi berhasil menyita beberapa bahan dasar pembuatan sabu-sabu.

Penggerebekan terjadi pada Minggu, 5 Agustus 2018. Selain itu, seorang pria bernama Antonius Wongso alias Pheng Chin (56) yang merupakan pemilik rumah juga terjaring dalam penggerebekan itu.

"Kami mengamankan seorang pria inisial AW yang merupakan pemilik rumah itu. Saat ini masih kami periksa untuk mendalami peredaran sabu-sabu ini," ucap Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz saat dikonfirmasi, Selasa, 7 Agustus 2018. MG

Reporter: Rizky Adytia
Penulis: Marselinus Gual
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500