Ilustrasi pengungkapan kasus narkoba jenis sabu. Foto: Kriminologi.id

Pemuda Edarkan Sabu-sabu, Ditangkap Saat Tengah Berkendara 

Estimasi Baca:
Kamis, 14 Jun 2018 22:30:22 WIB

Kriminologi.id - Seorang pengedar narkoba jenis sabu-sabu bernama Ismail Lesmana, warga Desa Pendreh Kecamatan Teweh Tengah, ditangkap Kepolisian Resor Barito Utara, Kalimantan Tengah, pada Kamis dinihari, 14 Juni 2018 sekitar pukul 01.30 Wib di depan warung di Jalan Tumenggung Surapati Muara Teweh.

"Tersangka diamankan beserta sejumlah barang bukti sebanyak delapan paket sabu-sabu seberat 0,30 gram bruto yang ditemukan saat berada dipinggiran jalan di Muara Teweh," kata Kasat Narkoba Polres Barito Utara, Ajun Komisaris Tugiyo di Muara Teweh, Kamis, 14 Juni 2018.

Tugiyo mengatakan, peristiwa penangkapan terhadap pemuda 21 tahun itu bermula saat anggota buser Satreskrim Polres Barito Utara mencurigai sepeda motor yang dikendari tersangka, kemudian dilakukan penggeledahan badan dan barang bawaannya berupa tas. Hasilnya, ditemukan alat hisap sedang pada dompet. Kemudian di saku ditemukan satu paket kecil sabu-sabu seberat 0,30 gram.

"Tengah malam itu juga anggota Satreskrim menghubungi anggota Satnarkoba kemudian barang bukti dan tersangka diamankan di bawa Polres Barito Utara," kata dia.

Selain itu, polisi juga menemukan barang bukti lain berupa 6 lembar plastik klip kosong serta pipet kaca, tas kecil warna merah, dompet kecil warna merah muda, dompet kulit warna coklat merek Hourse Imperal. 

Kemudian, sendok takar sabu-sabu, tutup alat isap sabu-sabu dan korek api mancis merek Tokai masing-masing satu buah. Disamping itu juga diamankan tiga buah potongan sedotan plastik putih dan uang tunai sebesar Rp 62 ribu.

Tugiyo mengatakan Ismail dijerat dengan Pasal 114 Ayat (1) jontu 112 (1) dan pasal 127 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman di minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun penjara.

"Kami akan terus mengembangkan kasus ini hingga para pelaku pengedar dan bandar lainnya bisa tertangkap," katanya.

Penulis: Tito Dirhantoro
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500