Polres Metro Jakarta Barat menggerebek pabrik sabu di Cipondoh. Foto: Rizky Adytia/Kriminologi.id

Polisi Akui Sabu Racikan Peng Chun Berkualitas Bagus

Estimasi Baca:
Rabu, 8 Ags 2018 21:45:09 WIB

Kriminologi.id - Antonius Wongso alias Peng Chun menggunakan bahan baku zat kimia hingga obat-obatan di pasaran bebas untuk memproduksi sabu-sabu.  Polisi menyebut sabu racikan Peng Chun tergolong berkualitas bagus.

"Ini kualitasnya lebih bagus. Kadarnya 60-70 persen amphetamine. Biasanya di pasaran 40 -50 persen kadarnya," kata Kabid Narkoba Puslabfor Mabes Polri Kombes Sodiq Pratomo, Rabu, 8 Agustus 2018.

Sodiq mengatakan, keahlian Peng Chun membuat sabu berkualitas bagus karena ia menggunakan metode red fosfor yang menjadikan kandungan ephederin di salah satu obat sebagai bahan baku utama pembuatan sabu.

Dari hasil pemeriksaan Labfor, diketahui kadar amphetamine pada sabu-sabu buatan Peng Chun lebih tinggi atau satu tingkat di atas dari sabu yang biasa beredar di pasaran.


Peng Chun memproduksi sabu-sabu dari rumahnya di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang. 

Pria 56 tahun itu menggunakan bahan-bahan kimia dan obat-obatan yang dijual bebas di pasaran seperti obat batuk dan obat asma untuk membuat sabu.

Polisi menemukan obat-obatan dan zat kimia yang digunakan Peng Chun itu di berbagai sudut rumahnya. 

"Bahannya juga mudah ditemukan seperti tiner, HCL (asam klorida), NaOH (Soda Api) dan ada dipasaran sekitar kita," kata Sodiq.

Selain menemukan barang bukti di lokasi, polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap sabu buatan Peng Chun di Labfor.

Hal itu dilakukan untuk memastikan kandungan dalam sabu buatan Peng Chun.

Pengungkapan kasus ini berawal dari penggerebekan sebuah rumah yang dijadikan pabrik pembuatan sabu di Cipondoh, Kota Tangerang pada Minggu, 5 Agustus 2018 lalu.

Di rumah tersebut, petugas kepolisian mengamankan sang pemilik rumah yaitu Antonius Wongso alias Peng Chun yang ternyata seorang residivis kasus yang sama.

Kami mengamankan seorang pria inisial AW yang merupakan pemilik rumah itu. Saat ini masih kami periksa untuk mendalami peredaran sabu-sabu ini," ucap Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz. RZ

Reporter: Rizky Adytia
Redaktur: Reza Yunanto
Sumber: Antara
KOMENTAR
500/500