Polisi Ungkap 30,3 Kilogram Sabu-sabu milik pemasok Tenda Oranye. Foto: ist/Kriminologi.id

Polisi Ungkap Penyuplai Sabu 30 Kg ke Jaringan Jambret Tenda Orange

Estimasi Baca:
Senin, 6 Ags 2018 16:40:01 WIB

Kriminologi.id - Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat mengungkap adanya 30,3 kilogram narkoba jenis sabu-sabu dan uang senilai Rp 2,3 miliar diduga dari sindikat internasional. Pemasok sabu-sabu itu diketahui merupakan jaringan Tenda Orange, kelompok jambret terbesar di Jakarta.

"Dari pengungkapan ini kami amankan 30,3 kilogram sabu-sabu. Ini merupakan jaringan yang memasok ke kelompok tenda orange," ucap Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi di Mapolres Jakarta Barat, Senin, 6 Agustus 2018.

Hengki mengatakan, dari pengungkapan itu, petugas menangkap empat tersangka yakni FJ, TH, RZ dan MDL dan menemukan sabu-sabu sebanyak 30,3 kilogram yang merupakan sisa penjualan. 

Menurut Hengki, polisi juga mengamankan uang sebesar Rp 2,3 miliar hasil dari penjualan sabu-sabu. 

https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/polisi-ungkap-30-3-kilogram-sabu-sabu-1533541041.jpg

Terkait dengan kronologi pengungkapan narkoba dalam jumlah besar ini, Kasat Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz menambahkan, bermula saat polisi menangkap FJ yang merupakan kurir di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.

Dari tangan FJ, polisi menyita 500 gram narkoba jenis sabu-sabu. Setelah penangkapan itu, polisi kemudian menangkap TH di Jalan Palmerah I, Slipi dengan bukti 767 gram.

"Keduanya ini kurir, FJ kurir Jakarta-Bandung. Sementara, TH ini sosok perantara. Ini semua terstruktur," kata Erick.

Dari pemeriksaan terhadap dua tersangka ini, petugas mengetahui bahwa peredaran narkoba itu dikendalikan oleh sosok MDL, ketua jaringan narkoba itu.

Setelah melakukan penyelidikan selama dua pekan, polisi menangkap MDL saat hendak bertransaksi di gudang penyimpanan di Tanjung Duren, Jakarta Barat.

Sementara, pelaku lainnya yakni RZ ditangkap polisi di Jalan Walang Sari II, Jakarta Utara, dengan barang bukti 29 gram sabu-sabu. 

"RZ ini penjaga gudang, sedangkan MDL ini orang kedua yang mengatur peredaran. Untuk sosok utamanya itu narapidana berinisial PR yang berada di Lapas di Jawa Barat," tambah Erick.

https://cdn.kriminologi.id/news_picture_thumb/polisi-ungkap-30-3-kilogram-sabu-sabu-1533541061.jpg

Erick mengatakan, tidak menutup kemungkinan bahwa jaringan narkoba yang diduga berasal dari Malaysia itu juga memasok ke beberapa tempat lainnya. 

"Dari hasil penemuan itu kami lakukan penyelidikan mendalam terhadap pengedar-pengedar yang kami duga menyuplai kepada para pelaku curas Tenda Orange," kata Erick.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 tentang mengedarkan, subsidair 112 ayat 2 tentang memiliki, Jo 132 tentang mufakat kejahatan dan 137 tentang pencucian uang Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. YH | RZ

Reporter: Rizky Adytia
Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Reza Yunanto
KOMENTAR
500/500