Sebelum Didor, Bandar Heroin Menolak Ditangkap Berusaha Bacok Polisi

Estimasi Baca :

Rilis kasus bandar 1 kilo heroin yang ditembak mati. Foto: Rizki Aditya/Kriminologi.id - Kriminologi.id
Rilis kasus bandar 1 kilo heroin yang ditembak mati. Foto: Rizki Aditya/Kriminologi.id
Seorang bandar narkotika jaringan internasional berinisial AB ditembak mati oleh aparat Polres Metro Tangerang.

Kriminologi.id - Seorang bandar narkotika jaringan internasional berinisial AB ditembak mati oleh aparat Polres Metro Tangerang di kawasan Karawaci, Kota Tangerang, Banten. Polisi menindak tegas sang bandar lantaran berusaha membacok polisi saat hendak ditangkap. Dalam penangkapan itu, polisi juga berhasil menyita 1 kilogram heroin.

Kapolres Metro Tangerang, Komisaris Besar Harry Kurniawan, mengatakan AB merupakan seorang residivis kasus narkoba. Dia dikenal sebagai sosok yang kerap berhubungan langsung dengan bandar-bandar besar yang berada di Malaysia.

“Jadi, AB bandar besar yang berhubungan dengan jaringan luar negeri, karena pada penggerebekan didapatkan 1 kilogram Heroin di rumah tersangka. Selain itu, juga disita 3 KTP ganda," kata Harry Kurniawan di RSU Tangerang, Banten, Selasa, 17 April 2018.

Harry menjelaskan, penangkapan tersangka AB bermula saat polisi mengembangkan kasus narkotika sebelumnya. Dari kasus ini, polisi menangkap beberapa pengecer antara lain berinisial ST, PL, RK, AS, RH, AE, dan NR di kawasan Tangerang Selatan dan Bekasi, Jawa Barat.

“Enam tersanga kami tangkap di kawasan Tangerang Selatan dan satu tersangka inisial NR kami tangkap di di kawasan Bekasi, Jawa Barat," kata Harry.

Setelah ketujuh tersangka menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak kepolisian, diketahui sindikat tersebut mengedarkan narkotika di beberapa wilayah di Jakarta dan sekitarnya.

"Peredaraan di Kabupaten Bekasi, Tangerang Selatan, Tangerang Kota. Memang rata-rat di sekitaran Jabodetabek," ucap Harry.

Dalam pengungkapan jaringan itu, polisi berhasil menyita satu kilogram heroin dan 103 butir ekstasi. Akibat perbuatannya, ketujuh tersangka di jerat dengan Pasal 114 KUHP subsider 112 KUHP Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dan diancam 20 tahun penjara atau hukuman mati. TD

Baca Selengkapnya

Home Hard News Narkoba Sebelum Didor, Bandar Heroin Menolak Ditangkap Berusaha Bacok Polisi

KOMENTAR

Tulis Komentar Kamu

Silahkan tulis komentar kamu