Ilustrasi penyelundupan narkoba di dalam koper. Ilustrasi: Amin H. Al Bakki/Kriminologi.id

Selain Fariz RM, Ini Deretan Artis yang Kembali Terjerat Narkoba

Estimasi Baca:
Selasa, 28 Ags 2018 06:35:34 WIB

Kriminologi.id - Artis Fariz RM kembali harus berurusan dengan polisi karena kasus narkoba. Pada 24 Agustus 2018, Fariz ditangkap petugas kepolisian di rumahnya di kawasan Pondok Aren. Dalam penangkapan tersebut didapati bahwa Fariz tengah mengonsumsi narkoba.

Saat itu, polisi menemukan barang bukti berupa dua paket plastik klip berisi sabu, 9 butir alprazolam, dua butir dumolid dan alat hisap sabu. Penangkapan ini adalah ketiga kalinya Fariz berurusan dengan kepolisian atas kasus narkoba. Sebelumnya, ia sudah pernah ditangkap karena kasus narkoba pada 2007 dan 2015.

Ternyata Fariz RM bukanlah satu-satunya artis yang berulang kali terjerat kasus narkoba. Berdasarkan penelusuran Kriminologi.id, berikut empat artis lainnya yang kembali terjerat kasus narkoba.

1. Tio Pakusadewo

Aktor Tio Pakusadewo. Foto: Antara

Aktor senior Tio Pakusadewo kembali terjerat kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang pada akhir 2017. Tio ditangkap pihak kepolisian di kediamannya yang berada di Ragunan, Pasar Minggu, pada 19 Desember 2017.

Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan beberapa barang bukti berupa tiga bungkus plastik klip berisi sabu dengan berat total kurang lebih 1,06 gram. Selain itu, ditemukan juga seperangkat alat yang digunakan untuk mengonsumsi sabu tersebut. 

Kepada pihak kepolisian, Tio mengaku membeli barang haram tersebut seharga Rp 1,3 juta sebanyak empat paket. Atas perbuatannya, Tio dijerat dengan Pasal 144 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 lebih subsider Pasal 127 ayat 1 huruf A Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebelumnya, Tio sudah pernah berurusan dengan narkoba di pertengahan dekade 90-an. Ia mengaku terjebak dalam pusaran narkoba selama 15 tahun lamanya. Narkoba dan berbagai masalah pribadi membuat kariernya redup selama beberapa saat sebelum kembali lagi pada dunia perfilman pada 2004 melalui film Virgin.

2. Roy Marten

Roy Marten. Foto: Instagram

Aktor kawakan Roy Marten juga pernah tersandung kasus narkoba sebanyak dua kali pada 2006 dan 2007. Roy pertama kali ditangkap pada 2 Februari 2006 di sebuah rumah di kawasan Ulujami, Jakarta Selatan. Polisi menemukan sabu seberat tiga gram di dalam sepatu Roy. 

Atas perbuatannya itu, Roy diancam hukuman penjara maksimal selama lima tahun lamanya. Namun pada akhirnya Roy hanya mendapatkan vonis sembilan bulan subsider tiga bulan kurungan.

Pada 1 Oktober 2006, Roy mendapatkan remisi dan bisa menghirup udara bebas. Semenjak saat itu ia seringkali diundang BNN sebagai pembicara di berbagai kampanye antinarkoba. 

Namun ironisnya, pada 13 Desember 2007, Roy kembali ditangkap karena kasus yang sama di salah satu kamar hotel di Surabaya saat sedang mengonsumsi sabu. Polisi mengamankan barang bukti berupa 1 gram dan 1 ons sabu, serta seperangkat alat hisap di kamar yang berbeda. Padahal saat itu Roy baru saja menghadiri acara penandatanganan MoU BNN dengan salah satu media di sana.

Dalam kasus kedua ini, Roy pun dihukum tiga tahun penjara serta denda Rp 10 juta dengan subsider tiga bulan penjara. Vonis ini lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum yakni tiga tahun enam bulan dan denda Rp 10 juta subsider tiga bulan kurungan.

3. Imam S. Arifin

Imam S. Arifin. Foto: Facebook

Pedangdut senior Imam S. Arifin tercatat sudah tiga kali tersandung kasus narkoba. Kasus pertama terjadi pada 5 April 2008 di sebuah pelataran parkir hotel di Jalan Juanda, Medan. Dalam kasus ini polisi menemukan barang bukti berupa sabu sebanyak 1,6 gram dari kaus kaki Imam, seperangkat alat hisap sabu, pipet dan aluminium foil. 

Akibat perbuatannya, Pengadilan Negeri Medan memvonisnya dengan pidana empat tahun penjara. Imam bebas bersyarat pada 28 Agustus 2008 dan bebas murni pada 29 Agustus 2009

Namun, selang beberapa bulan kemudian, Imam kembali ditangkap polisi di jalan Pangeran Jayakarta, Jakarta Barat, pada 25 Maret 2010. Polisi menemukan 0,5 gram sabu dan empat tablet Viagra di dalam mobil Honda Jazz milik Imam. Atas perbuatannya itu, Imam kembali harus mendekam di penjara selama enam bulan serta denda Rp 800 juta.

Seolah tak jera, Imam kembali ditangkap karena narkoba di Apartemen Crysan di kawasan Gunung Sahari, Jakarta pusat, pada 27 Agustus 2016. Kali ini polisi menyita barang bukti berupa sabu seberat 0,36 gram beserta alat hisapnya. Pada penangkapan ketiga ini, polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai kemungkinan Imam bukan hanya menjadi pemakai namun juga pengedar.

4. Jennifer Dunn

Jennifer Dunn tersangka penyalahgunaan narkoba saat rilis di Polda Metro Jaya Jakarta (02/01/2017) . Foto: Rizky Adytia

Jennifer Dunn adalah artis yang pernah tiga kali berurusan dengan narkoba. Awalnya pada 2005, Jennifer kedapatan memiliki ganja di usia 15 tahun. Karena kasus ini Jennifer ditangkap dan harus merasakan dinginnya sel penjara.

Pada 12 Oktober 2009, Jennifer kembali ditangkap karena kasus yang sama di kamar kosnya di kawasan Jeruk Purut, Jakarta Selatan. Saat itu, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa tujuh butir pil ekstasi dan satu paket sabu-sabu. Atas perbuatannya, Jennifer harus mendekam di penjara selama empat tahun dan bebas pada 2012.

Kasus terakhir, pada 31 Desember 2017, Jennifer kembali ditangkap. Penangkapan Jennifer itu berdasarkan informasi seorang bandar berinisial FS. FS yang ditangkap terlebih dahulu mengatakan bahwa sabu seberat 0,6 gram yang ada di rumahnya adalah pesanan dari Jennifer. 

Atas perbuatannya, Jennifer dijerat Pasal 114 ayat 1 subsider Pasal 112 ayat 1 jucto Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan diancam hukuman penjara minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun. (Rizqi Ghiffari)

Penulis: Aditia Tjandra
Redaktur: Djibril Muhammad
KOMENTAR
500/500