ilustrasi penculikan keluarga. ilustrasi: Dwiangga Perwira/Kriminologi.id

10 Agustus 2013, Taliban Culik Anggota Parlemen Perempuan Afghanistan

Estimasi Baca:
Jumat, 10 Ags 2018 06:05:18 WIB

Kriminologi.id - Fariba Ahmadi Kakar beserta sopir dan ketiga anaknya diculik kelompok Taliban saat berjalan-jalan di daerah Ghazni, Afghanistan pada 10 Agustus 2013. Fariba Ahmad merupakan salah satu anggota parlemen perempuan Afghanistan dari Provinsi Kandahar.

Fariba Ahmadi yang saat itu berusia 45 tahun telah menjadi anggota parlemen Afghanistan sejak tahun 2005 dan terpilih kembali pada tahun 2010. Fariba menjadi anggota parlemen perempuan pertama yang berhadapan dengan Taliban.

Awalnya, suami Fariba bernama Mohammad Dawood menolak menyebut istrinya diculik kelompok teroris. Dia menuding, penculikan istrinya itu adalah bagian dari propaganda, sebab sepengetahuannya pada tanggal tersebut Fariba baru saja meninggalkan Turki untuk kunjungan kerja.

Kepala pemerintah daerah Provinsi Kandahar, Saeed Jan Khakrezwal menyebutkan informasi yang dimiliki Mohammad Dawood salah. Fariba justru tinggal di Kandahar selama bulan Ramadan dan tidak memiliki agenda mengunjungi Turki. Sebelumnya, Fariba diberitakan telah diculik kelompok perampok bersenjata hingga akhirnya kepolisian menemukan bukti pelakunya adalah kelompok Taliban.

Seperti yang dilansir dari bbc.com, sopir dan ketiga anak Fariba berhasil dibebaskan beberapa hari kemudian yaitu pada 14 Agustus 2013. Mereka ditahan di beberapa lokasi terpisah, sehingga operasi pembebasan ini melibatkan tentara NATO dan pihak Intelijen Afghanistan.

Walaupun berhasil membebaskan sopir dan ketiga anak Fariba, sayangnya operasi tersebut justru gagal membebaskan Fariba Ahmadi. Kelompok Taliban akhirnya menuntut pembebasan empat orang anggota kelompok Taliban yang ditahan pemerintah untuk ditukar dengan Fariba Ahmad.

Setelah melalui proses negosiasi dan mediasi yang panjang dengan kelompok Taliban, akhirnya pemerintah Afghanistan setuju untuk memenuhi tuntutan yang diajukan kelompok Taliban. Pemerintah Afghanistan membebaskan para tahanan pada 7 September 2013 dan pada hari yang sama kelompok Taliban membebaskan Fariba Ahmadi. Setelah hampir sebulan diculik kelompok Taliban, akhirnya Fariba Ahmadi dapat berkumpul kembali dengan keluarganya.

Penyelidikan yang dilakukan kepolisian terhadap peristiwa penculikan yang dialami Fariba akhirnya mengungkap peran kunci kakak Fariba yang bernama Samad Khan. Samad ternyata ikut terlibat dalam penculikan yang menimpa adiknya itu. Rupanya Samad yang memberikan informasi tentang Fariba kepada kelompok Taliban. Atas perannya itulah kepolisian kemudian menangkap Samad.

KOMENTAR
500/500