Ilustrasi Densus 88 Antiteror 88 Polri, Foto: Antaranews.com

Densus 88 Antiteror Sita Lambang Garuda Tanpa Mata di Semarang

Estimasi Baca:
Minggu, 5 Ags 2018 09:05:59 WIB

Kriminologi.id - Tim Densus 88 Antiteror mengamankan buku-buku berpaham radikal serta lambang garuda tanpa mata yang tersimpan di dalam kotak kardus dari rumah terduga teroris berinisial A di Semarang, Jawa Tengah. Barang bukti tersebut petugas bawa saat menggeledah rumah A di kawasan Mendut Utara, Manyaran.

Menurut warga setempat yang enggan disebutkan namanya, lima kendaraan Densus 88 Antiteror yang datang ke wilayah itu cukup mengagetkan warga. Mereka datang pada Sabtu, 4 Agustus 2018 sekitar pukul 15.00 WIB. Sore itu, petugas membawa beberapa barang bukti dari rumah terduga teroris A.

"Katanya salah satu petugas, kami dengar ada buku dan garuda tanpa mata," ucap warga tersebut, seperti dilansir dari RRI, Minggu, 5 Agustus 2018.

Menurut warga tersebut, terduga teroris A merupakan warga setempat yang sudah tinggal sekitar tiga tahun di sana. Hanya saja, meski terbilang warga baru, namun orang tua A masih tinggal di sekitar kediamannya.

"Orang tua A masih satu RW, cuman beda RT, tetanggaan gitu. A ini sebelumnya tinggal di wilayah Panjangan, tapi sudah tiga tahun tidak ngurus izin resmi. Kayak Surar Borow ataupun ganti KK juga tidak. Kalau ditanya identitasnya ngeles terus," ujar warga berambut gondrong ini.

Kedatangan Densus 88 Antiteror itu mengundang perhatian warga. Mengingat, wilayah tersebut cukup sempit untuk dilewati sebuah mobil. Iring-iringan mobil itu pun membuat warga penasaran.

"Tadi ramai-ramai warga menonton, banyak petugas pakai seragam lengkap berjaga di depan rumah si A. Awalnya tidak tahu itu kenapa," katanya.

Sebelumnya diberitakan, densus 88 antiteror telah mengamankan 3 terduga teroris, mereka terdiri dari 2 warga Tegal dan satu warga Kota Semarang. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono membenarkan adanya penangkapan ketiga warga tersebut.

"Iya betul, di Tegal ditangkap 2 terduga teroris, di Semarang 1 terduga teroris," Condro.

Salah seorang terduga teroris yang ditangkap di Tegal berinisial YW, warga Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal. Dari informasi yang diperoleh, keseharian YW dikenal tertutup dan tidak bersosialisai dengan warga sekitar.

Adapun barang bukti yang diamankan dan dibawa Densus berupa satu boks yang belum diketahui isinya. Condro belum merincikan apakah ketiga terduga teroris ini memiliki keterkaitan dengan kasus tertentu.

Penulis: Yenny Hardiyanti
Redaktur: Djibril Muhammad
Sumber: RRI
KOMENTAR
500/500